Friday, 15 May 2026


Mahasiswa Turun ke Sawah! Aksi Nyata Polbangtan Gowa Dukung Cetak Sawah Rakyat di Bone

27 Apr 2026, 17:55 WIBEditor : Gesha

Mahasiswa Polbangtan Gowa turun langsung ke sawah di Bone, mendukung program cetak sawah rakyat demi percepatan swasembada pangan nasional.

TABLOIDSINARTANI.COM, Bone --Mahasiswa Polbangtan Gowa turun langsung ke sawah di Bone, mendukung program cetak sawah rakyat demi percepatan swasembada pangan nasional.

Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa turun langsung ke lapangan mendukung program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari Praktik Kerja Lapang (PKL) yang berlangsung selama dua bulan di Desa Gareccing, Kecamatan Tonra.

Sebanyak delapan mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai tahapan kegiatan pertanian, mulai dari persiapan lahan, proses tanam, hingga pendampingan petani. 

Aksi ini sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam mendorong percepatan swasembada pangan nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, generasi muda memiliki peran strategis dalam pembangunan sektor pertanian.

Ia menyebut, keterlibatan mahasiswa menjadi kunci dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis pertanian.

“Generasi muda harus didampingi secara berkelanjutan agar mampu berkontribusi di berbagai sektor pertanian. Yang terpenting adalah pengorganisasian dan dukungan yang memadai,” ujar Amran.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. 

Ia menekankan pentingnya regenerasi petani di tengah meningkatnya kebutuhan pangan nasional.

“Mayoritas petani saat ini berusia lanjut. Regenerasi petani menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan pangan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Polbangtan Gowa juga ambil bagian dalam Gerakan Tanam Serempak yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia. 

Program ini merupakan bagian dari strategi nasional Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi pangan.

Kegiatan tanam serempak di Bone dipantau langsung secara daring oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. 

Dalam arahannya, Sudaryono menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, penyuluh, hingga petani dan mahasiswa.

“Sinergi semua pihak menjadi kunci untuk mencapai target produksi pertanian yang berkelanjutan,” tegasnya.

Di lokasi kegiatan, sejumlah unsur turut hadir, di antaranya pemerintah daerah, penyuluh pertanian lapangan, kelompok tani, tokoh masyarakat, serta jajaran Polbangtan Gowa. 

Pelaksana Tugas Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, dan Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Kisman Awaluddin Arsyad, juga ikut mendampingi mahasiswa.

Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa tidak hanya terlibat dalam kegiatan teknis di lapangan, tetapi juga memberikan edukasi kepada petani. 

Mereka membantu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pengelolaan lahan, teknik budidaya, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian.

Program Cetak Sawah Rakyat sendiri menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperluas lahan pertanian produktif. 

Dengan dukungan mahasiswa dan berbagai pihak, program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kegiatan ini juga memperlihatkan kolaborasi konkret antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat. 

Kehadiran mahasiswa di tengah petani diharapkan menjadi energi baru dalam mendorong pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Bone.

Reporter : Muz
Sumber : Polbangtan Gowa
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018