Saturday, 05 September 2026


Resmi Yudisium! 268 Lulusan Polbangtan Gowa Siap Terjun ke Sawah, Bangun Pertanian Indonesia

10 Aug 2026, 08:23 WIBEditor : Gesha

Lulusan Polbangtan Gowa resmi yudisium. Mereka kini siap terjun ke dunia pertanian, membawa ilmu dan inovasi untuk membangun Indonesia.

TABLOIDSINARTANI.COM, Gowa – Lulusan Polbangtan Gowa resmi yudisium. Mereka kini siap terjun ke dunia pertanian, membawa ilmu dan inovasi untuk membangun Indonesia.

Sebanyak 268 mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa resmi dinyatakan lulus melalui Yudisium Sarjana Terapan Angkatan VIII dan Ahli Madya Angkatan VI Tahun Akademik 2025/2026.

Prosesi yudisium berlangsung di Aula Syekh Yusuf Kampus I Polbangtan Gowa, Kamis (6/8/2026).

Yudisium menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan vokasi sekaligus awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan.

Para lulusan kini diharapkan mampu terjun langsung ke masyarakat dan dunia kerja, serta mengambil peran dalam pembangunan sektor pertanian.

Dari total 268 mahasiswa, sebanyak 180 orang merupakan lulusan Sarjana Terapan.

Jumlah tersebut terdiri atas 120 lulusan Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan dan 60 lulusan Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan.

Sementara itu, 88 mahasiswa lainnya merupakan lulusan Ahli Madya. Mereka terdiri atas 61 lulusan Program Studi Budidaya Tanaman Hortikultura dan 27 lulusan Program Studi Budidaya Ternak.

Prosesi yudisium diawali dengan pembukaan oleh Ketua Senat Polbangtan Gowa, Ismaya Parawansa. Selanjutnya, Kepala Seksi Akademik Fifi Afiyah Waris membacakan Surat Keputusan (SK) Penetapan Lulusan.

Nama-nama mahasiswa yang dinyatakan lulus kemudian dibacakan oleh masing-masing Ketua Program Studi.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan berita acara yudisium serta ikrar dan sumpah lulusan yang diwakili salah seorang calon alumni.

Plt. Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, mengatakan keberhasilan 268 mahasiswa tersebut merupakan buah dari kerja keras selama menjalani pendidikan.

Menurutnya, capaian tersebut juga tidak terlepas dari dukungan orang tua, dosen, dan seluruh civitas akademika Polbangtan Gowa.

“Keberhasilan hari ini merupakan hasil kerja keras selama proses pendidikan. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk mengabdi kepada masyarakat. Jadilah duta Polbangtan Gowa di mana pun kalian berada,” ujar Sartika.

Ia menegaskan yudisium bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal bagi para lulusan untuk memberikan kontribusi nyata.

Sartika juga meminta alumni tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja. Mereka diharapkan mampu menjadi pencipta lapangan kerja, agripreneur, penyuluh pertanian, profesional, hingga penggerak pembangunan pertanian.

Pesan Mentan Amran

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai pendidikan vokasi pertanian memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian nasional.

Menurut Amran, lulusan Polbangtan harus memiliki kompetensi akademik sekaligus keterampilan, inovasi, jiwa kewirausahaan, dan keberanian untuk terjun langsung ke sektor pertanian.

“Lulusan Polbangtan harus menjadi generasi muda pertanian yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, inovasi, jiwa kewirausahaan, dan keberanian untuk terjun langsung membangun sektor pertanian,” ujar Amran.

Ia menekankan Indonesia membutuhkan SDM pertanian yang mampu bekerja sekaligus menciptakan lapangan kerja dan mendorong peningkatan produksi serta produktivitas.

Amran juga mengingatkan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan.

Perkembangan teknologi, digitalisasi, mekanisasi, dan tuntutan pasar membutuhkan SDM pertanian yang adaptif dan terus meningkatkan kapasitas.

“Jangan pernah berhenti belajar dan berinovasi. Jadilah generasi yang mampu melihat pertanian sebagai peluang dan masa depan. Bangun pertanian Indonesia dengan ilmu, kerja keras, inovasi, dan integritas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, mengatakan yudisium menjadi momentum bagi para mahasiswa memasuki tahapan baru sebagai SDM pertanian yang profesional dan kompeten.

Idha mendorong lulusan Polbangtan Gowa menjadi generasi yang adaptif terhadap teknologi, inovatif, serta memiliki jiwa kewirausahaan.

"Jangan hanya menjadi pencari kerja, tetapi jadilah pencipta lapangan kerja dan agen perubahan di sektor pertanian,” tegas Idha.

Ia berharap para lulusan mampu mendampingi petani, mengembangkan usaha pertanian, serta mempercepat penerapan teknologi dan inovasi di masyarakat.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan), Muhammad Amin, juga mengingatkan bahwa lulusan tidak cukup hanya mengandalkan kompetensi akademik.

Keterampilan praktis, karakter, integritas, kemampuan beradaptasi, dan semangat kewirausahaan menjadi bekal penting untuk menghadapi dinamika sektor pertanian.

Dengan berakhirnya masa pendidikan, 268 lulusan Polbangtan Gowa kini memasuki babak baru.

Mereka diharapkan mampu membawa ilmu dari kampus ke lapangan, menciptakan inovasi, membuka peluang usaha, mendampingi masyarakat, dan menjadi bagian dari generasi muda yang ikut memperkuat pembangunan pertanian Indonesia.

Reporter : Muzakir
Sumber : Polbangtan Gowa
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018