Saturday, 08 August 2026


Bupati Bone Gerakkan Perikanan Budidaya Pasok Program MBG

28 Jul 2026, 11:34 WIBEditor : Herman Pratikno

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. turun langsung mengikuti panen perdana ikan di tambak milik Haji Suardi Mappa di Desa Nagauleng, Kecamatan Cenrana

TABLOIDSINARTANI.COM, Bone – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal kembali ditegaskan. Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. turun langsung mengikuti panen perdana ikan di tambak milik Haji Suardi Mappa di Desa Nagauleng, Kecamatan Cenrana beberapa waktu lalu.

Mengenakan pakaian serba putih dan topi, Bupati yang akrab disapa BupAAS itu ikut menarik jaring bersama para pembudidaya ikan. Kehadirannya disambut antusias warga yang memadati lokasi panen. Suasana semakin semarak saat jaring yang ditebar berhasil mengangkat ikan hasil budidaya, menandai keberhasilan panen perdana tambak tersebut.

Momentum panen ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi simbol kuat dukungan Pemerintah Kabupaten Bone terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Melalui optimalisasi sektor perikanan budidaya, Bone diharapkan mampu menjadi salah satu daerah pemasok utama sumber protein untuk memenuhi kebutuhan program nasional tersebut.

Bupati Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa Kabupaten Bone memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat besar, mulai dari sektor perikanan, pertanian hingga peternakan. Menurutnya, seluruh potensi itu harus dimanfaatkan secara maksimal agar kebutuhan pangan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil produksi daerah sendiri.

"Bone memiliki potensi yang luar biasa. Kita ingin seluruh kebutuhan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis dapat dipenuhi dari hasil produksi masyarakat sendiri, mulai dari ikan, ayam, telur, beras hingga komoditas pangan lainnya. Dengan begitu, manfaatnya tidak hanya dirasakan anak-anak sebagai penerima program, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan para petani, peternak, dan pembudidaya ikan," ujar BupAAS.

Ia menjelaskan, keterlibatan petani, peternak, dan pembudidaya ikan dalam rantai pasok MBG menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa. Dengan meningkatnya permintaan bahan pangan lokal, masyarakat akan memperoleh peluang usaha dan pendapatan yang lebih baik.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bone akan terus mendorong pengembangan sektor perikanan budidaya melalui peningkatan produksi, kualitas hasil panen, serta penguatan peran para pembudidaya agar mampu memenuhi kebutuhan protein masyarakat secara berkelanjutan.

"Program MBG harus menjadi peluang bagi masyarakat Bone. Potensi lokal harus menjadi kekuatan utama sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat kita," tegasnya.

Panen perdana di Desa Nagauleng menjadi bukti bahwa sektor perikanan budidaya memiliki prospek besar sebagai penopang ketahanan pangan sekaligus penggerak ekonomi daerah. Jika terus dikembangkan, Bone berpeluang menjadi salah satu sentra pemasok ikan berkualitas untuk mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di Sulawesi Selatan bahkan secara nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bone turut didampingi Direktur PERUMDA Air Minum Wae Manurung Kabupaten Bone Muh. Bahtiar Sairing, Kepala Satpol PP Kabupaten Bone A. Baharuddin, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Nurdin, Plt Kepala Dinas Pendidikan Baharuddin, serta Camat dan Sekretaris Kecamatan Cenrana.

Reporter : suriady
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018