
Pengamatan hama dilakukan POPT
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta - Hama tak mungkin dimusnahkan, karena demikianlah keseimbangan alam di mana kita dan mereka ada di dalamnya.
Musnahnya populasi hama akan digantikan oleh munculnya hama yang lain. Oleh karena itu dalam konsep pengelolaan hama, kita selalu mengacu kepada keseimbangan dan hitung-hitungan ekonomi.
Hanya pada tingkat kerugian tertentu penanganan hama akan dilakukan. Itulah pegangan dalam mengembangkan Pengelolaan Hama Terpadu (PHT).
Perubahan iklim dan Global Warming yang sedang kita hadapi mengakibatkan perubahan populasi dan bahkan munculnya hama baru, selain berbagai bencana alam yang merugikan pertanian.
Laporan kekeringan, kebanjiran dan perubahan kondisi lingkungan dilaporkan semakin sering. Sementara kondisi tanaman dan hewan juga secara biologis terkena dampak.
Inilah yang dikupas pada Edisi Tabloid Sinar Tani kali ini. Isyu ini sangat penting, tidak hanya karena dampaknya merugikan tetapi karena tanpa kesadaran dan antisipasi sejak awal, dampaknya akan semakin sulit ditangani.
Hasil kajian para pakar dan laporan dari lapangan memberi informasi penting untuk diketahui masyarakat petani melalui pemaparan yang mudah dan bersahabat.
Semoga informasi yang menjadi fokus pada Edisi ini memberikan pencerahan bagi kita semua. Informasi juga diperoleh dari para produsen insektisida dalam berbagai diskusi dan Webinar.
Ternyata, walaupun bahan aktif semakin dibuat lebih efektif menangani jama dan lebih aman bagi lingkungan, produk insektisida hampir semuanya masih berbahan aktif kimia. Insektisida dan pupuk organik di negeri kita perkembangannya masih lambat dibandingkan dengan di negara lain.
Kemudian tentang tanaman pangan, khususnya padi. Prediksi lekeringan pernah mengemuka dan diantisipasi. Melihat kenyataan hujan masih juga turun sampai bulan April ini, percepatan tanam menjadi satu upaya untuk mengejar pertanaman musim kemarau. Harapannya tentu saja produksi pangan yang menjadi beban pikiran semua abdi di negeri ini meningkat, begitu juga pendapatan petaninya.
Sebagian isu pangan terjawab dan memberikan sedikit rasa aman dengan adanya panen padi di berbagai lokasi yang dianggap berhasil baik.
Minggu ini Karantina Pertanian akan menyapa dan memberitakan berbagai informasi capaian keberhasilan yang selama ini luput dari pemberitaan. Penyederhanaan prosedur perkarantinaan dan pengamanan ekspor-impor yang dicapainya kali ini akan hadir dalam Tabloid kita.
Karantina juga membangun kerjasama dengan instansi terkait di dalam maupun diluar Kementerian Pertanian dalam upaya mendorong peningkatan ekspor yang menjadi sasaran strategis Kementerian Pertanian.
Wawancara khusus dengan Kepala Badan Karantina Pertanian direkam dan ditampilkan di Tabloid kesayangan kita.