Thursday, 06 August 2020


P4S Bengkel Mimpi, Membongkar Mimpi Pertanian Menjadi Nyata

02 Jul 2020, 19:28 WIBEditor : Gesha

P4S Bengkel Mimpi | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang --- Bisa menggerakkan masyarakat untuk sama-sama sejahtera dari pertanian adalah mimpi dari semua orang yang bergerak di sektor pertanian. Namun impian tersebut berhasil dibongkar menjadi nyata oleh P4S Bengkel Mimpi di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Kecamatan Pagelaran boleh dibilang sebagai kecamatan termuda di Kabupaten Malang, namun soal pencapaian, tentu patut diperhitungkan oleh kecamatan-kecamatan lain.

Namun lihatlah apa yang sudah dicapai oleh Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan dan Swadaya (P4S) ‘Bengkel Mimpi’ di Desa Kanigoro. Efektif bergerak di dunia pertanian organik selama 10 tahun dan 1 tahun ini sudah menjelma menjadi P4S adalah satu jalan manis menuju pencapaian yang lebih besar lagi.

Dengan luas wilayah 4.821 Ha, keadaan tanah rata dan sebagian besar lahan produktif, BPP Kecamatan Pagelaran menjadi pembina P4S Bengkel Mimpi dengan inisiator Basiri yang pernah mengenyam pendidikan di SPMA Malang.

Dirinya melihat potensi komposisi lahan pekarangan dan lahan irigasi teknis di wilayahnya yang membuatnya untuk membuat sistem budidaya padi dan ikan secara bersama-sama dan secara organik.

“Awalnya saya prihatin, lahan pertanian produktif lambat laun berkurang. Lahan tersebut berubah jadi perumahan, perkantoran dan pertokoan. Juga makin berkurangnya minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian. Berdasar dari situlah, saya mencoba melakukan budidaya padi dan ikan secara bersama-sama dengan sistem organik atau lebih keren dengan istilah hidroganik," beber Basiri sebagai ketua P4S Bengkel Mimpi di Desa Kanigoro Kecamatan Pagelaran.

Penyuluh pertanian pendamping di Desa Kanigoro, Sri Wahyuni menyampaikan bahwa P4S Bengkel Mimpi meski baru berusia 1 tahun, tapi geraknya sudah go nasional.

“Untung dibantu petani-petani muda, sehingga sudah memiliki akun medsos Instagram dan Facebook. Bengkel Mimpi sudah mendapat banyak respons positif secara nasional. Tahun 2019 sudah dilaksanakan banyak kegiatan pelatihan dan kunjungan dari sekitar Malang Raya, Jawa Timur dan seluruh Indonesia. Hanya karena pandemi covid-19, saat ini lebih banyak interaksi online. Kegiatan pelatihan masih belum dilanjutkan," tutur penyuluh THL-TBPP angkatan tahun 2009 tersebut.

Hal senada disampaikan Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Pagelaran Dwi Sumular, SP yang mengapresiasi kedatangan BPP Kepanjen ke P4S Bengkel Mimpi dan membuka peluang kerjasama.

“Kami terus mengupayakan pengembangan dan penyempurnaan sistem budidaya padi hidroganik yang dikombinasi dengan budidaya ikan air tawar baik di pekarangan maupun di sawah. Petani senang, pemuda tani milenial kian tertarik, produksi naik, bisa jadi wahana wisata dan belajar (agroeduwisata) dan ini pencapaian yang bisa diduplikasi di tempat-tempat lain," harapnya.

Reporter : Kiswanto
Sumber : Penyuluh di Kabupaten Malang
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018