
Budisatrio Djiwandono selaku Wakil Ketua Komisi IV DPR RI
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Anak muda Indonesia harus selalu optimis dalam bidang pertanian. Sampai saat ini sektor pertanian masih menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Ketika ekonomi Indonesia mengalami kontraksi (tumbuh negatif) yang dalam pada tahun 2020, sektor pertanian eksis sebagai penyumbang PDB di Indonesia. “Harus diingat tahun 2020 dimana ekonomi Indonesia mengalami kontraksi yang cukup dalam, sektor pertanianlah yang masih menyumbang dampak positif untuk PDB Indonesia, ”kata Budisatrio Djiwandono selaku Wakil Ketua Komisi IV DPR RI dan Wakil Ketua Umum DPN HKTI pada Dialog Tani Nasional dengan tema “Evaluasi Tata Kelola Pangan & Isu Strategis Pertanian”, Jumat lalu.
Data yang dirilis BPS, menunjukkan sektor pertanian tahun 2020 mulai dari kuartal 2 hingga kuartal 4 mengalami pertumbuhan yang stabil diangka rata - rata 2,31%. Hal ini memang bertolak belakang dengan sektor lainnya yang saat ini mengalami kontraksi hingga menjadikan sektor pertanian sebagai penyumbang PDB terbesar.
Komisi IV lanjut Budi sangat menolak rencana impor beras 1 juta ton oleh pemerintah. Kemarin ini kita soroti (impor beras), kita Komisi IV DPR RI sangat keras menolak impor beras.
BACA JUGA:
Karena kita baru rapat kerja bersama Kementrian Pertanian (kementan) dan meyakinkan kepada Komisi IV bahwa perkiraan stok beras sampai Mei 2021 akan lebih dari cukup, bahkan akan surplus sehingga komisi IV DPR RI memberikan statament menolak pemerintah dan meminta untuk mengkaji ulang kebijakan mengimpor 1 juta ton beras
Budi menganggap kebijakan impor ini ditengarai oleh permasalahan data yang belum seragam, kementerian Pertanian sampaikan surplus namun Kementerian Perdagangan mau impor.
Komisi IV DPR RI lanjutnya akan terus mengawal sektor pertanian secara penuh yang salah satunya dengan mendorong agar pemerintah segera membentuk badan pangan nasional sesuai amanat UU. “Kami mendorong dibentukanya badan pangan nasional sesuai amanat UU Pangan tahun 2012 yang sampai saat ini belum terbentuk, saya selaku wakil ketua komisi IV, kami ingatkan kembali kepada pemerintah untuk segera membentuk badan pangan nasional sebagai badan yang dapat mengintegrasikan dan mengkordinasikan kebijakan pangan serta dapat menyelesaikan permasalahan pangan yang ada di tanah air,” kata Budi.
Kegiatan ini di buka oleh Fary Francis selaku Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia dan dipandu oleh Suroyo Ketua Harian Pemuda Tani Indonesia serta dihadiri oleh Perwakilan Pimpinan daerah yang memaparkan persoalan pertanian di daerah diantaranya M. Fadly Abdina Ketua DPD Pemuda Tani Sumatra Utara, Darull Izza Al-Fatawi Ketua DPD Pemuda Tani Jawa Timur, Hendra Saputra Ketua DPD Pemuda Tani kalimantan selatan dan Cynthia I. Erkles Ketua DPD Pemuda Tani Sulawesi Utara.