Tuesday, 18 August 2026


31 Wakil Luwu Ikuti PENAS XVII di Gorontalo, Bupati Minta Bawa Ilmu dan Teknologi Baru

17 Jun 2026, 16:47 WIBEditor : herman

Bupati Luwu, Patahudding, secara resmi melepas Kontingen Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Kabupaten Luwu

TABLOIDSINARTANI.COM, Luwu --- Bupati Luwu, Patahudding, secara resmi melepas Kontingen Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Kabupaten Luwu yang akan mengikuti kegiatan tingkat nasional di Provinsi Gorontalo. Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Luwu, Belopa, Rabu (17/6).

Sebanyak 31 peserta yang terdiri atas petani, nelayan, peternak, pelaku usaha perkebunan, lembaga ekonomi pertanian, serta pendamping dari organisasi perangkat daerah terkait akan mewakili Kabupaten Luwu dalam ajang yang mempertemukan pelaku sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Patahudding menekankan pentingnya menjaga kekompakan, disiplin, dan nama baik daerah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Gorontalo.

“Jaga kebersamaan, disiplin, dan nama baik daerah selama berada di Gorontalo. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik dan membawa manfaat bagi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Luwu,” ujar Patahudding.

Menurutnya, keikutsertaan dalam PENAS XVII tidak hanya menjadi wadah silaturahmi bagi petani dan nelayan se-Indonesia, tetapi juga kesempatan berharga untuk menyerap berbagai pengetahuan, teknologi, dan inovasi terbaru yang dapat diterapkan guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan di daerah.

“Kami harapkan dari PENAS yang diikuti ini dapat membawa hasil yang baik untuk dibawa pulang dan diterapkan demi kemajuan petani dan nelayan di Kabupaten Luwu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Hidayat Ilyas, menjelaskan bahwa kontingen Kabupaten Luwu berjumlah 31 orang yang berasal dari berbagai subsektor pertanian dan perikanan.

Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan momentum PENAS sebagai sarana untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring kerja sama yang mampu mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani maupun nelayan di Kabupaten Luwu.

“Kami berharap peserta dapat membawa pulang ilmu, pengalaman, dan jaringan kerja yang bermanfaat sehingga mampu mendorong kemajuan sektor pertanian dan perikanan serta mengangkat nama Kabupaten Luwu di tingkat regional maupun nasional,” katanya.

 

Reporter : suriady
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018