Thursday, 29 October 2026


Ajang Porprov Jateng XVII, Mahasiswa Polbangtan Kementan Raih Perak

29 Oct 2026, 16:13 WIBEditor : Yulianto

Septian raih Perak diajang Porprov Jateng

TABLOIDSINARTANI.COM, MAGELANG – Semangat Sumpah Pemuda tak sekadar menjadi momentum mengenang perjuangan bangsa, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk menorehkan prestasi. Semangat itu ditunjukkan Septian Naafiantoro, mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta–Magelang (Polbangtan Yoma), yang berhasil meraih medali perak cabang olahraga Muaythai pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII.

Prestasi tersebut menjadi kabar membanggakan bagi Polbangtan Yoma bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10). Septian meraih juara kedua di kelas 45 kilogram dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Hati Beriman, Kota Salatiga, Minggu (25/10).

Mahasiswa semester tiga Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan itu mengaku bangga dapat melaju hingga babak final dan berhadapan dengan atlet dari Kabupaten Kudus.

Pertandingan perebutan medali emas berlangsung ketat, menuntut stamina, teknik, dan mental bertanding yang kuat.

“Pertandingan memperebutkan medali emas berjalan sangat ketat. Dengan sisa energi, teknik, dan kemampuan terbaik di atas ring, saya berjuang hingga ronde terakhir usai,” ungkap Septian.

Perjalanan Septian sejak babak penyisihan hingga final menjadi bukti kegigihan dalam mengembangkan potensi diri. Raihan medali perak tersebut sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa pendidikan vokasi pertanian dapat berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga.

Bagi Polbangtan Yoma, capaian ini menjadi gambaran bahwa pendidikan di kampus tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik dan kompetensi pertanian. Namun juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, sportivitas, serta pengembangan minat dan bakat mahasiswa.

Mewakili Direktur Polbangtan Yoma, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Abu Zaenal Zakarbis menyampaikan  apresiasi atas prestasi yang diraih Septian. Apresiasi tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kampus Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

“Kami bangga atas capaian ini. Artinya, mahasiswa mampu memanfaatkan masa mudanya secara produktif melalui kejuaraan olahraga dan berbagai ajang prestasi lainnya,” tuturnya.

Di hadapan ratusan mahasiswa, Abu mengajak generasi muda menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan untuk berkarya, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta memperkuat persatuan di tengah perkembangan era digital.

Mengusung tema Hari Sumpah Pemuda 2026, “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, ia menekankan pentingnya kegigihan dalam menghadapi tantangan dan memperjuangkan masa depan.

“Anak muda harus memiliki nilai gigih, menunjukkan daya tahan saat menghadapi kesulitan. Sikap ini bisa diwujudkan dengan terus belajar, mengasah keterampilan, dan mencari jalan keluar saat rencana awal tidak berjalan,” ungkapnya.

Semangat tersebut sejalan dengan pesan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengingatkan generasi muda bahwa masa depan ditentukan oleh pilihan dan kerja keras yang dilakukan sejak sekarang.

“Hari ini ada dua pilihan, struggle now atau enjoy now. Kalau memilih struggle now, insya Allah nanti akan enjoy your life. Tetapi kalau hari ini hanya enjoy your life, bisa jadi nanti akan struggle for life. Pilihan itu ada di tangan kita masing-masing,” ujar Amran.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menegaskan, sektor pertanian membutuhkan generasi muda yang sehat, produktif, dan kompeten untuk menjadi penggerak pembangunan pertanian di daerah.

Prestasi Septian menjadi salah satu wujud bahwa generasi muda dapat mengembangkan berbagai potensi sekaligus menorehkan kontribusi positif bagi bangsa.

Semangat juang di atas ring menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk terus berprestasi.

Dari arena olahraga hingga dunia pertanian, pemuda memiliki ruang luas untuk membuktikan kemampuan dan mengambil peran dalam membangun Indonesia yang lebih maju.

Reporter : Osi W
Sumber : Polbangtan YOMA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018