Thursday, 02 July 2020


Lebih Unggul, Petani Bali Lebih Suka Anthurium Balitbangtan

26 Jun 2020, 13:19 WIBEditor : Gesha

Aneka Anthurium di Bali | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Tabanan ---  Aneka tanaman hias dan bunga (florikultura) dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) kian diminati pasar, makanya tak heran jika banyak petani yang getol bertanam florikultura keluaran Balitbangtan, salah satunya jenis Anthurium.

Kelompok Tani Hidayah Bali merupakan salah satu binaan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang sejak 2010 lalu telah menerapkan inovasi tanaman hias dalam kegiatan usaha pertaniannya.

Beralamat di desa Candikuning kecamatan Baturiti Tabanan Bali, Kelompok tani Hidayah Bali mulai membudidayakan tanaman hias komoditas anthurium, krisan dan gerbera melalui bimbingan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balitbangtan yakni Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali.

Petani tanaman hias sekaligus Ketua Kelompok Hidayah Bali, Hadiman Marzuki mengatakan kehadiran Balitbangtan dimulai pada 2010 dengan dilakukannya bimbingan teknis (Bimtek) dan gelar teknologi yang dikemas dalam acara Field Day Inovasi Tanaman Hias (FDITH) kerjasama Balitbangtan dengan pemerintah Kabupaten Tabanan di desa Candikuning. 

Hadiman menambahkan akhir 2019 lalu terbentuk beberapa usaha tani baru yang bergerak dibidang tanaman hias salah satunya The Sun Farm Bali yang dibentuk oleh petani muda Bali I Wayan Sunadi yang saat ini tengah mengembangkan kawasan agrowisata di Candikuning.

"Varietas tanaman hias yang kami budidayakan 90 persennya merupakan benih produk Balitbangtan, kami optimis pandemi Covid-19 akan segera berlalu dan usaha bunga potong akan bergairah kembali," ujar Hadiman

Hal ini sesuai dengan pernyataan Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry yang dalam keterangan tertulisnya  menyampaikan komoditas tanaman hias dinilai dapat membuka peluang usaha baru sehingga bisa menyediakan lapangan pekerjaan diberbagai wilayah di Indonesia. "Tentu saja petani bunga perlu mendapatkan pengawalan untuk menghasilkan produksi maksimal dengan biaya minimum, tugas Balitbangtan melalui Balithi dan BPTP untuk mengawal ini," ujar Fadjry.

Untuk diketahui, Anthurium termasuk komoditas potensial yang dikembangkan Balitbangtan. Bentuk bunga dan daun yang menawan serta adaptif pada iklim tropis menjadikan anthurium sebagai komoditas yang disukai konsumen di Bali.

Berbagai varietas unggul anthurium telah dihasilkan Balitbangtan dengan masing-masing keunggulan yang berbeda diantaranya varietas Putri Gunung, Permata, Jamrud, Violeta dan Red Saphire. 

Sentra Tanaman Hias

Kepala Balithi Dr. Rudy Soehendi mengatakan Candikuning termasuk sentra tanaman hias yang pembinaannya sudah dilakukan Balitbangtan melalui UPT Balithi berkolaborasi dengan BPTP Bali, beberapa kali Balitbangtan mengadakan bimbingan teknis dan gelar inovasi teknologi tanaman hias yang dikemas dalam acara Field Day Inovasi Tanaman Hias dilakukan di Candikuning dengan tujuan agar masyarakat dapat lebih mengenal secara langsung inovasi yang telah dihasilkan Balitbangtan khususnya yang terkait tanaman hias.

Kepala BPTP Bali Dr. I Made Ray Yasa menambahkan BPTP selaku unit pelaksana teknis Balitbangtan selalu siap membantu pengembangan inovasi hasil Balitbangtan di Bali.

Khusus untuk petani di Baturiti, dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan MOU antara   P4S Hidayah Bali yang dipimpin oleh Bapak Hadiman Marzuki dengan BPTP Bali, untuk percepatan hilirisasi inovasi hasil Balitbangtan. "Bali dikenal sebagai sentra pariwisata sehingga tersedia peluang yang sangat besar untuk pengembangan tanaman hias," tuturnya.

Ray menambahkan Usaha tani tanaman hias seperti yang dilakukan di Desa Baturiti Tabanan ini diharapkan akan mampu menyediakan banyak lapangan pekerjaan sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.

Dengan bangkitnya gairah petani tanaman hias di Bali, diharapkan transfer inovasi teknologi yang dihasilkan Balitbangtan dapat terhilirisasi dengan baik sehingga  peluang terbukanya lapangan kerja semakin tercipta sesuai harapan dan tujuan pemerintah.

Reporter : Irman dan Wisnu
Sumber : Puslithorti
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018