
Presiden Prabowo beri penghargaan kepada 29 personel TNI atas peran strategis mereka dalam percepatan swasembada pangan, menguatkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
TABLOIDSINARTANI.COM, Karawang -- Presiden Prabowo beri penghargaan kepada 29 personel TNI atas peran strategis mereka dalam percepatan swasembada pangan, menguatkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Sebanyak 29 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) menerima penghargaan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas peran strategis mereka dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Penyerahan tanda kehormatan ini berlangsung saat Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Indonesia di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan panen raya tersebut dihadiri sekitar 5.000 petani dan penyuluh secara luring, serta lebih dari 2 juta petani dari berbagai daerah secara daring. Presiden Prabowo hadir didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, yang mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa swasembada pangan adalah fondasi utama kedaulatan bangsa. Ia menyoroti keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target, berkat kerja sama antara pemerintah, petani, penyuluh, dan peran aktif TNI di lapangan.
“Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak tersedia untuk rakyat. Kita targetkan swasembada pangan dalam empat tahun, namun berkat kerja keras dan persatuan, satu tahun kita sudah swasembada dan tidak bergantung pada bangsa lain,” ujar Presiden Prabowo.
Penghargaan yang diberikan mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2 TK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satya Lencana Wirakarya. Dari unsur TNI, 29 personel menerima Satya Lencana Wirakarya atas dedikasi mereka dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Dilansir dari rilis Puspen, TNI dinilai berperan penting dalam berbagai aspek, mulai dari perumusan kebijakan, koordinasi lintas sektor, hingga optimalisasi peran satuan di lapangan. Keterlibatan aktif ini menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan swasembada pangan nasional, sejalan dengan visi pemerintah memperkuat ketahanan nasional berbasis kemandirian pangan.
Selain TNI, Presiden juga menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada sejumlah tokoh dan institusi lain yang berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Presiden menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan buah kerja keras seluruh elemen bangsa, mulai dari petani, penyuluh, hingga aparat keamanan.
Dengan penghargaan ini, pemerintah berharap dapat terus mendorong partisipasi aktif berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan pangan, memperkuat kemandirian nasional, dan memastikan ketahanan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.