
Bertahun-tahun tekun menekuni breeding, Dedy Prasetyo berhasil ciptakan 23 varietas timun-timunan unggul, oyong, dan paria yang kini jadi andalan petani Indonesia.
TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor -- Bertahun-tahun tekun menekuni breeding, Dedy Prasetyo berhasil ciptakan 23 varietas timun-timunan unggul, oyong, dan paria yang kini jadi andalan petani Indonesia.
Dunia pertanian Indonesia terus bergerak maju berkat kerja keras para breeder tanaman yang tidak kenal lelah. Salah satu sosok inspiratif di balik inovasi ini adalah Dedy Prasetyo S.P., breeder yang telah menghasilkan puluhan varietas timun-timunan unggul bagi petani di seluruh Indonesia.
Sejak bergabung dengan E-Window pada April 2010, Dedy telah berhasil menciptakan 23 varietas timun-timunan, mulai dari timun, paria, oyong, semangka, hingga inovasi terbaru seperti lapu dan melon.
Produk-produknya telah mendominasi pasar domestik dengan pangsa hingga 20–86 persen, khusus untuk oyong bahkan mencapai 86 persen pasar berada di tangan barik asing.
“Harapannya, semua varietas yang saya hasilkan dapat berkontribusi dan memberikan hasil terbaik untuk petani di Indonesia. Itu adalah harapan utama kami sebagai breeder,” ujar Dedy.
Dalam perjalanan menciptakan varietas unggul, Dedy mengaku sangat terbantu dengan fasilitas modern dari EWINDO.
“Yang paling utama adalah sarana dan prasarana. Sudah sangat modern dan lengkap. Kami menggunakan marker selection, genomic selection, dan kalibrasi di lahan untuk memilih tanaman terbaik,” katanya.
Proses menciptakan varietas baru memang tidak singkat. “Dari merakit varietas hingga siap dijual, paling cepat memakan waktu lima tahun. Seorang breeder harus tekun, teliti, dan telaten. Tanpa itu, selain pengetahuan, hasil yang memuaskan tidak akan tercapai,” jelas Dedy.
Tak jarang, pekerjaan breeder dianggap membosankan karena memerlukan ketelitian tinggi. Namun, bagi Dedy, semua itu kembali ke passion.
“Kalau ada masalah, itu justru peluang. Tanpa masalah, kami tidak punya pekerjaan. Profesi breeder itu tidak akan habis-habisnya karena selalu ada yang bisa diperbaiki dan diimprove,” ungkapnya.
Dedy juga menekankan pentingnya regenerasi breeder untuk keberlanjutan inovasi pertanian.
Saat ini, EWINDO memiliki lima breeder baru yang siap memberikan kontribusi signifikan bagi sektor pertanian. Dedy sendiri merupakan lulusan IPB University dan tengah menempuh S2 di bidang agronomi dan hortikultura.
Dengan kerja keras bertahun-tahun, Dedy Prasetyo telah membuktikan bahwa kesabaran, ketekunan, dan passion mampu menghasilkan varietas unggul yang tidak hanya mendukung petani lokal tetapi juga memperkuat pasar Indonesia di tingkat global.
“Seorang breeder selalu mencari peluang di setiap tantangan, terus memperbaiki varietas yang ada, dan meningkatkan kualitas agar memberikan manfaat maksimal bagi petani,” tutup Dedy.