Tuesday, 17 May 2022


Poktan di Bojonegoro Lakukan Gerakan Pengendalian Hama Tikus

26 Jan 2022, 14:09 WIBEditor : Herman

Poktan di Bojonegoro lakukan Gerdal hama tikus

TABLOIDSINARTANI.COM, Bojonegoro – Serangan hama tikus saat ini meresahkan para petani di desa Mulyorejo, Bojonegoro. Karena itu, para petani, poktan serta tim dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Tambakrejo melakukan Gerdal hama tikus di lahan pertanian di Desa Mulyorejo.  

Beberapa waktu belakangan, hama tikus menyerang lahan pertanian di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro. Karena serangan tikus yang sudah tidak terkendali, para petani bersama kelompok tani melakukan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama tikus di lahan pertanian Desa Mulyorejo. 

Dalam Gerdal hama tikus tersebut melibatkan petani dari beberapa Kelompok Tani (Poktan) yang ada di Desa Mulyorejo yaitu Kelompok Tani Maju Makmur, Kelompok Tani Mekar Tani dan Kelompok Tani Glagah Wangi.

Ahli hama wilayah Kecamatan Tambakrejo dan Kecamatan Ngambon, Supriadi yang hadir dalam Gerdal tersebut merasa sangat bersemangat untuk melakukan gerakan pengendalian hama tikus. 

Supriadi menyampaikan gerakan pengendalian hama tikus yang dilakukan secara masal di lahan seluas 10 ha di Desa Mulyorejo. Petani secara swadaya membawa berbagai perlengkapan dalam gerakan pengendalian hama tikus seperti beras untuk umpan, pestisida dan brambut.

“Untuk membasmi tikus, petani membuat umpan beras yang sudah dicampur dengan pestisida dan brambut dan meletakkannya didepan pintu masuk liang tikus serta jalan-jalan yang biasa dilewati kawanan tikus,” ungkap Supriadi.

Gerakan pengendalian hama tikus ini juga dihadiri oleh tim dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Tambakrejo dan seluruh pengurus Gapoktan maupun Poktan Desa Mulyorejo beserta para petani.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Mekar Tani, Imam Malik menyampaikan terima kasih kepada  tim dari BPP Kecamatan Tambakrejo yang telah memberikan bantuan obat tikus untuk mengendalikan dan mengurangi populasi hama tikus di Desa Mulyorejo, dengan harapan setelah adanya (Gerdal) hama tikus ini, para petani sedikit demi sedikit mampu merubah pemikiran di dalam pengendalian hama tikus.

Reporter : Soleman
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018