Saturday, 24 October 2020


Biar Besar, Ayam Broiler Disuntik Hormon?

15 Oct 2020, 17:15 WIBEditor : Gesha

Ayam besar karena berbagi faktor bukan karena suntik hormon | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Meskipun olahan ayam dengan mudah ditemui, ternyata masih banyak yang takut mengkonsumsi ayam broiler lho. Sebagian besar karena termakan hoax tentang ayam disuntik hormon biar cepat besar. Salah kaprah tuh !

"Kita memang harus kerja ekstra keras untuk memberikan edukasi kepada masyarakat guna meluruskan beberapa isu terkait ayam yang salah kaprah, salah satunya ayam disuntik hormon untuk mempercepat tumbuh dan membuatnya menjadi besar," ungkap Dewan Penasehat Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI), drh.Rakhmat Nuriyanto.

Dirinya menegaskan jika ayam broiler bisa cepat besar dengan teknologi pembibitan maupun persilangan antar Galur yang kini lebih canggih sehingga bisa dihasilkan Galur ayam yang memiliki sifat yang lebih menguntungkan bagi peternak. 

Tak hanya itu, teknologi pakan dan pemeliharaan juga mempengaruhi cepat besarnya ayam broiler yang dipelihara peternak. "Bukan karena disuntik hormon pemacu pertumbuhan," tegasnya.

Diakuinya, diluar negeri dikenal 3 jenis hormon yang digunakan untuk memacu pertumbuhan massa otot dan efisiensi pakan, seperti trenbolone acetate (Australia), Bovine somatothropin (USA) dan Diethyl stilbestrol (USA).

Namun di Indonesia, hormon pemacu pertumbuhan dilarang digunakan untuk hewan ternak apapun. Pada sapi, yang diperbolehkan hanya hormon mempercepat birahi saja, itupun diawasi penggunaannya oleh dokter hewan.

Dirinya juga menyebutkan bahwa penggunaan hormon pertumbuhan pada ayam sangat tidak ekonomis bagi peternak. "Bayangkan saja di Eropa, harga stilbestrol bisa mencapai 40 poundsterling atau sekitar Rp 800 ribu untuk 10 cc. Peternak kita enggak akan sanggup beli karena memang tidak ekonomis," tukasnya.

Salah kaprah mengenai suntik hormon pada ayam broiler ini juga merujuk pada kegiatan penyuntikan ayam yang dilakukan peternak. "Itu bukan suntik hormon, itu vaksin Vidam (Vaksin Inaktif dalam ajuvan minyak) yang biasa digunakan dan disuntikkan pada leher anak ayam. Narasi ini yang sering disangka disuntik hormon," jelasnya.

Vaksinisasi ini merangsang pembentukan kekebalan (antibodi) pada tubuh ternak sehingga dapat mencegah infeksi penyakit.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018