Sunday, 26 June 2022


Siaga La Nina, Kembali ke Alam ala Peternak Sumenep  

07 Dec 2021, 13:09 WIBEditor : Yulianto

Peternak ayam | Sumber Foto:Dok.Sinta

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---La Nina menjadi sebuah tantangan bagi peternak, baik peternak petelur maupun pedaging. Guna menyiasati musim hujan yang berkepanjangan, peternak di Sumenep, Madura punya trik sendiri.

“Pengalaman kami untuk perkandangan saat menghadapi musim La Nina seperti sekarang adalah mengutamakan kebersihkan kandang, termasuk menyesuaikan dengan kondisi Lingkungan,” kata Penyuluh di BPPK Talanggo, Sumenep, Joko Wardi saat Webinar Antisipasi Dampak La Nina pada Peternakan Unggas.

Joko mengakui, selama ini termasuk mitra (peternak) tidak pernah melaksanakan disinfektan, namun peternak mengutamakan, istilahnya kembali lagi ke alam. “Kami membuatkan micro organisme yang efektif, baik itu dilakukan untuk penyemprotan kandang,” katanya.

Namun untuk penyemprotan kandang, peternak menggunakan micro organisme efektif, termasuk mencampur pada pakan ternak yang disesuaikan dengan umur ternak itu sendiri. Cara seperti itu dilakukan, baik ternak petelur maupun pedaging.

“Ternyata dengan cara kembali ke alam, walaupun kandang kami terbuka, lingkungan kami tidak ada yang mengeluh bau. Justru kalau masuk ke kandang kami, mereka betah, terutama anak-anak,” tuturnya.

Menurutnya, dengan penggunaan micro organisme yang efektif memberi aroma lebih segar dan sedap bagi lingkungan, termasuk pada kotoran ayam. Bahkan untuk ayam pedaging, walaupun tidak didisinfektan, ternyata selama pengangkutan tidak ada aroma bau tidak sedap. “Itu pengalaman kami,” ujar Joko.

Joko mengungkapkan, peternak di wilayah kerjanya juga menggunakan inovasi nutrisi dengan penggunaan organisme efektif membuat kualitas daging pada ayam potong cukup baik. Tingkat kekenyalan dagingnya hampir sama dengan ayam kampung. “Pengalaman kami dengan inovasi nutrisi menggunakan micro organisme efektif itu ternyata mitra kami tidak merasa rugi,” katanya.

Reporter : Echa
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018