Sunday, 26 June 2022


Peternak Unggas Harap Peran Pemerintah Dalam Hilirisasi Hasil Budidaya

15 Dec 2021, 09:49 WIB

Sugeng Wahyudi saat di kandangnya | Sumber Foto:Dok. Sugeng

TABLOIDSINARTANI.COM --- Ditengah ketidakpastian masa depan peternakan unggas, beberapa peternak unggas yang tergabung dalam Koperasi Produsen  Wira Sakti Utama bisa terus bertahan dan berkembang hinga sekarang. Namun dalam laju positif tersebut, para peternak berharap pemerintah berperan dalam Hilirisasi produk peternakan.  

Keterpurukan dunia peternakan tanah air beberapa tahun belakangan yang diakibat pandemi global  Covid-19 tidak membuat para peternak unggas di Bogor menyerah. Mereka mencoba bangkit dengan membentuk Koperasi Produsen Wira Sakti Utama pada tahun akhir 2020.

Hasilnya, walau baru berjalan sekitar satu tahun, namun Koperasi Produsen Wira Sakti Utama sudah  bisa memberikan dampak positif dan membantu para angota yang merupakan peternak ayam ras pedaging (broiler) dalam mengembangkan usahanya baik dalam penyedian DOC maupun pakan dan berbagai hal yang berhubungan dalam berjalannya usaha.

Peternak ayam yang tergabung dalam Koperasi WSU

Dengan kerja keras pengurus dan didukung peran aktif angota, Koperasi WSU berada dalam trand positif, dan hal tersebut dibenarkan Ketua Koperasi Produsen Wira Sakti Utama, Sugeng Wahyudi.

Disela rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Produsen WIra Sakti Utama yang digelar di Bogor (13/12), Sugeng menjelaskan bahwa  saat ini Koperasi WSU mengalami perkembangan positif,  hal tersebut bisa dilihat dari pencapaian yang didapat Koperasi mulai dari pendapatan satu tahun terakhir hingga asset yang dimiliki.

Namun ditengah trand positif tersebut Sugeng mengaku masih banyak kendala maupun tantangan yang harus dilalui. “Hilirisasi jadi program prioritas kami, karena saat ini masih ada beberapa kendala terutama dalam anggota memasarkan hasil budidayanya,” ungkap Sugeng

Pada tahun pertama, Koperasi dengan mandiri mencoba mencari jalan keluar memecahkan berbagai masalah para peternak mulai dari hulu (penyedian berbagai keperluan produksi) hingga hilir (pemasaran produk budidaya). “Tahum pertama kita menjalin kerjasama  B2B dengan pihak swasta dan kita berharap tahun depan bisa berjalan dengan pemerintah,” ujarnya.

Sugeng dan para peternak yang tergabung dalam Koperasi WSU berharap adanya peran Pemerintah terutama dalam Hilirisasi produk peternakan. “Hilirisasi yang dimaksud pak ketua adalah Pemerintah punya BUMN, ada rumah sakit daerah, hotel dan lain sebagainya bisa bergerak untuk menyerap hasil produk dari peternak, Jelas Sekretaris Koperasi WSU, I Wayan Suadnyana

Reporter : Herman
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018