Jumat, 12 Juli 2024


Perkuat Ekspor Ikan Hias Indonesia, Ayo Breeder Berkoperasi !

25 Jul 2023, 04:10 WIBEditor : Gesha

Bisnis Ikan Hias masih menggiurkan | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Indonesia memiliki potensi besar dalam industri ikan hias. Namun, untuk memaksimalkan potensi ini dan meningkatkan ekspor ikan hias, langkah-langkah strategis perlu diambil. Salah satu cara yang inovatif adalah dengan mendorong para breeder ikan hias untuk berkolaborasi dalam bentuk koperasi.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki berkeyakinan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pusat ikan hias tropik dunia berkat SDM dan ekosistem budidayanya yang besar.

"Kita perlu mengangkat ikan hias sebagai salah satu keunggulan ekonomi nasional yang didasarkan pada keunggulan domestik," ujar MenKopUKM, Teten Masduki, saat penutupan acara Nusantara Aquatic (Nusatic) 2023: Indonesia Ornamental Fish and Aquatic Plant Show 2023.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengingatkan Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk dari luar negeri. "Kita harus memperbaiki industri ini dari hulu, yaitu dari sisi para breeder-nya, pemasarannya, dan bahkan menciptakan offtaker,” jelasnya.

Dengan fokus pada perbaikan dan pengembangan industri ikan hias dari sumber daya lokal dan berbagai aspek lainnya, diharapkan Indonesia dapat mempertahankan dan menguatkan posisinya sebagai pemain aktif dalam industri ikan hias, serta mengurangi ketergantungan pada produk dari luar negeri.

Menteri Teten menekankan Indonesia memiliki banyak pemijah atau breeder yang sangat terampil dan mengerti cara memijahkan ikan hias dengan baik. Bahkan, semua jenis ikan hias di dunia dapat dipijahkan di Indonesia. "Kita hanya perlu meningkatkan standardisasi produk, dan hal ini akan kita lakukan bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan," tambahnya.

Breder Berkoperasi

Dari perspektif bisnisnya, Menteri Teten berharap para breeder tidak lagi berbisnis dalam skala usaha kecil dan individual. "Usaha-usaha kecil akan kita konsolidasi dan agregasi, sehingga skala ekonominya dapat meningkat dengan memperbaiki standar produknya. Untuk mencapai hal ini, kami akan mendorong mereka untuk membentuk koperasi," ucapnya.

Teten menjelaskan, dalam koperasi para breeder dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, meningkatkan kualitas dan variasi ikan hias yang dihasilkan. Kolaborasi ini akan menguntungkan seluruh anggota koperasi karena akan memungkinkan mereka untuk bersaing secara global dengan penawaran yang lebih beragam dan inovatif.

Dengan dorongan untuk berkoperasi, diharapkan para breeder dapat bersatu dan bekerja bersama dalam menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan meningkatkan daya saing di pasar, sehingga potensi industri ikan hias Indonesia dapat lebih optimal dan berdampak positif pada ekonomi nasional.

Tetapi, Pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat tetap harus bekerja sama dalam mendukung inisiatif ini, menciptakan kebijakan yang kondusif, serta memberikan dukungan teknis dan keuangan agar industri ikan hias Indonesia dapat mencapai potensinya dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi dan kerja sama, Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri ikan hias global.

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018