Thursday, 23 September 2021


Fadli Zon : Pertanian Maju Ditangan Milenial

14 Jul 2021, 08:32 WIBEditor : Yulianto

Ketua Umum HKTI, Fadli Zon | Sumber Foto:suroyo

TABLOIDSINARTANI.COM, Serang---Pertanian di Indonesia kurang diminati oleh generasi muda karena profesi petani dianggap penghasilannya kurang memadai. Data Sensus Pertanian 2003–2013, tenaga kerja pertanian didominasi usia lebih dari 40 tahun, tenaga kerja usia muda jumlahnya tidak banyak.

Demikian juga berdasarkan data Sensus Pertanian 1993–2003 komposisi pekerja sektor pertanian berdasarkan usia telah mengalami pergeseran yang menunjukkan semakin berkurangnya tenaga kerja muda di sektor pertanian.

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Dr. H. Fadli Zon mengakui, banyak keluarga petani yang tidak ingin anaknya menjadi petani dan sangat sedikit sekali orang tua yang mendorong anaknya untuk turun dalam sektor pertanian.

“Para orang tua menginginkan anaknya untuk bekerja disektor yang lain. Persepsi yang ada saat ini, bekerja disektor pertanian itu identik dengan penghasilan yang kecil sehingga banyak generasi muda yang berfikir negatif terhadap pertanian,” tutur Fadli Zon saat Dialog Tani Strategi Regenerasi Petani secara virtual, beberpa waktu lalu oleh Ikatan Alumni Agroekoteknologi Untirta bekerjasama dengan HKTI

Fadli menegaskan bahwa paradigma negatif tentang pertanian harus diubah, terutama pada citra petani yang terlanjur melekat pada generasi muda.

“Generasi muda menganggap petani adalah pekerjaan kasar dan berpenghasilan rendah. Padahal kita lihat dibeberapa negara berhasil menciptakan petani-petani muda yang sukses,” kata Fadli Zon.

Namun Fadli optimis pertanian justru bisa maju di tangan generasi muda. Bangsa Indonesia dapat belajar dari pertanian luar negeri seperti Korea Selatan dan Jepang yang banyak menghasilkan petani muda sukses.

Dengan terus belajar untuk memperbaiki pertanian di Indonesia, menurut Fadli, tidak ada kata mustahil. “Kita harus melakukan lompatan dari pertanian konvensional menjadi smart farming, sehingga inovasi mudah didapatkan, terutama pada generasi muda yang sudah menyatu dengan teknologi digital. Jadi dapat terciptanya produksi dari hulu ke hilir sehingga kita harus optimis pertanian akan maju ditangan pemuda,tutur Fadli.

 

Reporter : Suroyo
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018