Wednesday, 21 October 2026


Sidak Mentan Amran Berbuah Hasil, 39.861 Bibit Kelapa di Sulut Siap Salur

21 May 2026, 15:51 WIBEditor : Herman

Tempat pembibitan kelapa di Sulawesi Utara

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan sebanyak 39.861 batang bibit kelapa di Sulawesi Utara siap disalurkan kepada petani setelah melalui proses verifikasi lapangan secara menyeluruh.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bibit dalam kondisi sehat, memenuhi standar mutu, dan layak tanam guna mendukung pengembangan komoditas kelapa serta program hilirisasi nasional.

Pengawalan program dilakukan melalui Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara sebagai tindak lanjut arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat meninjau lokasi pembibitan kelapa di Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, pada awal Mei lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Mentan Amran menegaskan bahwa inspeksi lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat optimal bagi petani.

“Sidak dimaksudkan bukan untuk mencari kesalahan tetapi untuk memperbaiki dan mengurangi kesalahan,” ujar Amran.

Ia menekankan, setiap ketidaksesuaian antara program dan kondisi di lapangan harus segera diperbaiki agar tidak menimbulkan kerugian bagi negara maupun petani penerima bantuan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Fadjry Djufry mengatakan pihaknya langsung melakukan verifikasi ulang terhadap jumlah dan kondisi bibit di lokasi pembibitan.

“BRMP bersama seluruh pihak terkait bergerak cepat melakukan verifikasi ulang jumlah dan kondisi bibit di lapangan. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan program bantuan pemerintah berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi petani,” kata Fadjry di Jakarta, Selasa (19/5).

Menurutnya, arahan Menteri Pertanian menjadi momentum penting untuk memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan tata kelola program bantuan pemerintah, khususnya dalam pengembangan komoditas kelapa di Sulawesi Utara.

“Perbaikan dan pengawalan program harus terus dilakukan agar bantuan pemerintah benar-benar berkualitas, akuntabel, dan mampu mendukung peningkatan produksi serta kesejahteraan petani,” tambahnya.

Sebagai bagian dari proses pengawasan, BRMP Sulawesi Utara bersama penyuluh dan instansi terkait melakukan verifikasi di dua lokasi pembibitan, yakni Kelurahan Bengkol, Kota Manado, dan Desa Suwaan, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara.

Berdasarkan hasil verifikasi hingga 16 Mei 2026, tercatat sebanyak 39.861 batang bibit kelapa dinyatakan siap disalurkan kepada petani.

Tak hanya menghitung ulang jumlah bibit, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap tanaman yang sebelumnya terdampak serangan hama Brontispa sp. Hasil pengamatan menunjukkan kondisi bibit mengalami perbaikan signifikan setelah dilakukan tindakan pengendalian.

Indikasinya terlihat dari munculnya daun-daun muda yang tumbuh normal tanpa gejala serangan hama. Kondisi tersebut membuat bibit tampak lebih segar, sehat, dan siap ditanam di lahan petani.

Kepala BRMP Sulawesi Utara, Steivie Karouw, menegaskan pendampingan akan terus dilakukan untuk memastikan kualitas bibit tetap terjaga hingga proses penyaluran.

“Pengawalan dilakukan mulai dari verifikasi jumlah bibit, pengecekan kondisi pertumbuhan tanaman, hingga memastikan bibit yang disalurkan benar-benar sehat dan layak tanam,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan berbagai instansi terkait akan terus diperkuat guna menjamin penyediaan bibit berlangsung optimal serta terbebas dari gangguan hama dan penyakit tanaman.

Reporter : Eko
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018