Wednesday, 21 October 2026


Salurkan Beras SPHP, Bulog Sasar Pegadaian dan Lapas

18 Nov 2025, 11:25 WIBEditor : Yulianto

Beras SPHP digelontorkan ke masyarakat untuk menahan kenaikan harga beras

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Perum Bulog terus memperluas saluran beras SPHP. Terbaru adalah bekerjasama dengan Perum Pegadaian dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Hingga 10 November 2025, sepanjang tahun 2025, Bulog telah menyalurkan beras SPHP sebanyak lebih dari 603 ribu ton.

Penyaluran beras SPHP dilakukan melalui 7 jenis outlet resmi penyaluran beras SPHP, yaitu pengecer di pasar rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Pemerintah Daerah melalui outlet pangan binaan dan GPM (Gerakan Pangan Murah), BUMN melalui outlet BUMN, instansi pemerintah (TNI dan POLRI) melalui koperasi atau GPM, RPK (Rumah Pangan Kita) Perum BULOG, dan Ritel Modern.

Pendekatan kolaborasi pentahelix ini memungkinkan BULOG mempercepat distribusi beras dari gudang sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia.

Baru-baru ini BULOG berkolaborasi dengan PT Pegadaian, sebagai salah satu saluran resmi penjualan beras SPHP, yaitu melalui outlet BUMN. Kolaborasi ini dilakukan guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah melalui kegiatan operasi pasar murah.

Dalam program ini, Pegadaian memberikan kupon stimulus senilai Rp40 ribu dan Rp50 ribu yang dapat digunakan untuk membeli beras, minyak goreng, dan gula dengan harga yang lebih terjangkau. Penerima kupon juga otomatis terdaftar sebagai nasabah baru Pegadaian. Program kolaboratif ini telah digelar di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat, akan diperluas ke berbagai daerah lain di Indonesia.

Selain itu, BULOG tengah menyusun kolaborasi strategis dengan jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia. Kerja sama ini secara spesifik bertujuan untuk mengoptimalkan penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP), khususnya melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Dalam implementasinya, penyaluran beras SPHP ke Lapas akan melibatkan INKOPASINDO atau Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia sebagai mitra outlet resmi yang bertanggung jawab atas pendistribusian SPHP di lingkungan Lapas.

Dibalik masifnya penyaluran tersebut, BULOG tidak mengenyampingkan kualitas beras SPHP. Pemeliharaan beras di gudang BULOG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan awal saat beras masuk, hingga pengawasan rutin harian, mingguan, bulanan, hingga semester. Setiap gudang juga dijaga kebersihannya melalui sanitasi, spraying, dan fumigasi bila ditemukan indikasi hama atau penurunan mutu.

“Dengan penyerapan produksi dalam negeri yang telah tembus lebih dari 3 juta ton, BULOG melakukan berbagai langkah penjaminan kualitas sebelum stok disalurkan. Kami pastikan beras yang diterima masyarakat adalah beras layak konsumsi dan sehat,”  kata Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018