Senin, 15 Juli 2024


Purworejo Selenggarakan Diklat Teknis untuk Penyuluh Pertanian

11 Okt 2019, 09:58 WIBEditor : Ahmad Soim

Diklat teknis fungsional penyuluh pertanian | Sumber Foto:Kontributor

 

TABLOIDSINARTANI.COM - Diklat teknis fungsional untuk Penyuluh Pertanian diselenggarakan Dinas Pertanian, Peternakn dan Kelautan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Diklat ini akan terus ditingkatkan untuk mengangkat kompetensi PPL di daerah.


Penyuluh pertanian merupakan jabatan fungsional termasuk dalam RIHP,  memiliki ruang lingkup tugas, tanggungjawab dan wewenang penyuluhan pertanian. PPL jelas Kepala Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Penyuluhan Pertanian Joko Samiyono diduduki oleh ASN PNS yang diberi hak serta kewajiban secara penuh oleh pejabat yang berwenang. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) PNS wajib membuat dan melaporkan hasik kinerjanya baik penyuluh pertanian Terampil/Ahli. Sebagai Aparatur Sipil Negara, penyuluh Pertanian diberi hak serta kewajiban secara penuh oleh pejabat yang berwenang dan agar terus ditingkatan kompetensinya baik pusat maupun daerah.

Diklat teknis jabatan fungsional penyuluh pertanian diikuti oleh 46 orang penyuluh pertanian baik terampil maupun ahli. Terdiri dari kelompok keterampilan 3 orang dan Keahlian 43 orang. Diklat di selenggarakan di aula Dinas Pertanian, Peternakan, Kelautan dan Peternakan, Kabupaten Purworejo-Jawa Tengah, selama 2 (dua) hari (10 - 11/10).

Diklat dibuka oleh Sekretaris Dinas dan perwakilan dari Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian yang diwakili Kepala Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Penyuluhan Pertanian Joko Samiyono. Juga hadir dalam diklat ini Tim Penilai Pusat Penyuluhan Pertanian.

Joko Samiyono dalam kesempatan ini menyampaikan sebagai instansi Pembina jabatan fungsional Penyuluh Pertanian adalah Kementerian Pertanian. "Diklat teknis fungsional ini harus terus di tingkatkan. Tugas pokok penyuluh pertanian melakukan kegiatan persiapan penyuluhan pertanian, pelaksanaan penyuluhan pertanian, evaluasi dan pelaporan serta pengembangan penyuluhan pertanian," tambahnya.

Diklat teknis jabatan fungsional Penyuluh Pertanian lanjutnya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap para penyuluh pertanian, sehingga nantinya para penyuluh pertanian siap dan memiliki kemampuan dalam melaksanakan tugasnya di lapangan serta mampu dalam memberikan wawasan berpikir secara komprehensif untuk pelayanan dan memecahkan permasalahan yang di hadapi petani di lapangan.

Selain itu, penyuluh pertanian harus meningkatkan kinerjanya dengan menyampaikan laporan hasil kinerjanya dalam pendampingan dan pengawalan pembangunan pertanian.
 

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018