Friday, 07 August 2020


Country Director IFAD, Ivan Cossio: Program READSI harus Berorientasi Bisnis

16 Mar 2020, 12:13 WIBEditor : Yulianto

Kalangan wanita tamu yang menjadi peserta program READSI di Sulawesi Selatan | Sumber Foto:Nur Fajar

TABLOIDSINARTANI, Luwu---Tim READSI Pusat bersama dengan IFAD Indonesia didampingi tim READSI Provinsi Sulawesi Selatan pada 10-13 Maret 2020 berkunjung ke desa sasaran Program READSI. Pada kesempatan itu, Country Director IFAD, Ivan Cossio berharap ke depan petani sasaran program ini bisa berorientasi bisnis sesuai target program yaitu menciptakan petani mandiri.

Untuk itu diperlukan bimbingan terhadap petani untuk berfikir kritis terhadap rencana jangka panjang yang diinginkan,” kata Ivan Cossio.

Wilayah sasaran Program READSI di Provinsi Sulawesi Selatan adalah Kab. Luwu, Kab. Luwu Utara dan Kab. Luwu Timur dengan 18 desa di masing-masing kabupaten. Program yang akan berlangsung tahun 2019-2023 mendapat sumber pembiayaan dari International Fund for Agriculture Development (IFAD) dalam bentuk Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN).

Kunjungan Tim READSI denga IFAD Indonesia bertujuan guna mendapatkan informasi terkait progres pelaksanaan kegiatan dan manfaat yang diterima petani sasaran, khususnya dalam Sekolah Lapang (SL). Selain itu juga guna mengetahui kendala teknis pertanian yang dihadapi petani dalam kegiatan usaha tani.

Beberapa Dalam kunjungan itu ditemukan kendala yang dialami petani. Diantaranya, pengendalian hama penyakit yang sejauh ini belum ditemukan penangkalnya. Misalnya, kasus wabah ulat grayak pada tanaman jagung yang dialami petani jagung Sulawesi Selatan. Wabah ulat grayak ini jelas menghambat peningkatan produksi petani jagung sejak Oktober 2019.

Sementara tanaman kakao di Desa Benteng, Kecamatan Luwu Timur tidak layak dikonsumsi atau diolah. Pasalnya, hama penggerek buah dan batang yang menyebabkan buah kakao keras.

Sementara itu beberapa petani pada KWT Desa Mario Kecamatan Baebunta juga menyampaikan keinginan untuk jangka panjang mereka, seperti akses penjualan ke minimarket/supermarket. 

Reporter : Nur Fajar
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018