Sunday, 09 May 2021


Inilah Prinsip yang Perlu Diperhatikan Penyuluh

22 Feb 2021, 14:49 WIB

Penyuluh BPP Patok Beusi bersama petani | Sumber Foto:Julian

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Metode penyuluhan pertanian pada dasarnya  merupakan suatu pernyataan mengenai kebijakan yang menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan dan dilaksanakan secara konsisten. Sebagai proses pembelajaran, ada beberapa prinsip penyuluhan.

Pertama, mengerjakan. Artinya, kegiatan penyuluhan harus sebanyak mungkin melibatkan masyarakat untuk menerapkan sesuatu. Kedua, akibat. Artinya kegiatan penyuluhan pertanian harus memberikan dampak yang memberi pengaruh baik.

Ketiga, asosiasi. Artinya, kegiatan penyuluhan harus saling  terkait dengan kegiatan lainnya. Misalnya, jika seorang petani berjalan di sawahnya, kemudian melihat tanaman padinya terserang hama, maka petani akan berupaya melakukan tindakan pengendalian.

Karena itu sebagai seorang pejabat fungsional, seorang penyuluh pertanian dituntut mempunyai suatu kebebasan, sehingga dalam menjalankan tugas  harus pro aktif dan bebas bergerak yang tidak harus menunggu komando. Nah,  terkait dengan strategi mengawal produksi pangan di masa pandemi covid 19, ada beberapa langkah yang bisa dikerjakan.

Pertama, bergerak aktif bersama Pimpinan Daerah (Kepala Desa, Camat, Bupati/Walikota, Gubernur) melakukan penyuluhan dalam rangka peningkatan produksi. Kedua, meningkatkan jejaring kerja dengan Instansi pemerintah lainnya dan swasta di daerah untuk  meningkatkan produksi.

Ketiga, meningkatkan peran pemimpin non formal kemasyarakatan (KTNA, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Asosiasi, Organisasi Profesi dll) dalam upaya  peningkatan produksi pangan. Keempat, meningkatkan sinergitas dan program pertanian dengan kantor/lembaga lainnya.

Reporter : Warsana dan Mulyono
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018