Friday, 16 April 2021


PPPK Penyuluh Pertanian, Status Baru dan Pencapaian Baru

17 Mar 2021, 19:15 WIBEditor : Gesha

Raut bahagia ketika menerima SK PPPK | Sumber Foto:Kiswanto

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang --- Status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bukan akhir dari sebuah perjuangan. Bahkan ini baru permulaan. Status baru PPPK diharapkan menjadi pemicu pencapaian baru. Potensi besar pertanian sangat membutuhkan strategi besar, terutama bagi penyuluh pertanian yang menjadi garda depan saat berinteraksi langsung dengan petani dengan segala dinamikanya.

Perjalanan panjang 84 orang penyuluh pertanian Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) sekitar 2 tahun terakhir ini mencapai titik kulminasinya dengan diterbitkannya dan diberikannya Surat Keputusan (SK) dan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Jumat (12/3).

Suasana suka cita tergambar pada wajah-wajah yang pagi itu hadir. Mengenakan kostum putih hitam, menggunakan masker, mencuci tangan dan tetap menjaga jarak. Usia mereka memang beragam, namun pengabdian tidak memandang biarpun tinggal beberapa tahun lagi. 

Sebagian besar dari mereka sudah mengabdi lebih dari 10 tahun atau dengan kata lain sudah 3 gelombang rekrutmen THL-TBPP waktu itu adalah dari tahun 2007 hingga 2009, dan perjuangan tak kenal lelah telah terlewati. Bagi yang mengikuti proses awal hingga akhir perjuangan THL-TBPP, berbagai gerakan langsung turun ke jalan dan diplomasi serta media sosial, kini telah membuahkan hasil. Ini seperti menanam para kader penyuluh di tahun 2007-2009.

Apa yang bisa dicapai oleh para penyuluh pertanian P3K ini di kemudian hari? Ini tentu pertanyaan yang sangat menarik. Dengan beragam latar belakang dan usia, ternyata mereka juga multi talent. Koordinator THl-TBPP Kabupaten Malang, Eko Ari Wahyudi mengaku sangat senang dengan pencapaian hari ini. “Alhamdulillah, kita semua bersyukur. Proses penyerahan SK dan SPMT berjalan lancar. PR kita adalah masih ada beberapa teman yang harapannya tahun ini bisa masuk gelombang kedua rekrutmen PPPK. semoga ini menjadikan kinerja teman-teman makin baik. Syukur juga karena beberapa teman PPPK sudah mendapat amanah baru sebagai Mantri Tani. Satu posisi strategis yang bisa mendongkrak peran petani dan kelompok tani," tambahnya.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kholida Masruroh, dalam sambutan dan motivasinya menyampaikan bahwa Kinerja menjadi hal yang juga ditekankan untuk ditekankan. “Selamat, selamat kami sampaikan dari Dinas kepada seluruh P3K yang hari ini sedah menerima SK dan SPMT. Tingkatkan kinerja, tantangan makin besar, kekompakan harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Potensi besar Kabupaten Malang dalam pertanian dan semua sektornya menunggu kiprah hehat dari anda-anda semua. Yang sudah berinovasi harap ditingkatkan dan dikembangkan pasarnya," tuturnya.

Tentu saja, status PPPK bukanlah akhir dari perjuangan, boleh dibilang status ini adalah permulaan untuk memicu pencapaian baru. Dengan potensi pertanian Indonesia yang besar, tentu saja membutuhkan strategi yang bagus terutama bagi penyuluh pertanian yang berhadapan langsung dengan petani. 

===

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

Reporter : Kiswanto
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018