Kamis, 30 Mei 2024


Harmonisasi Tingkatkan Kapasitas SDM Pertanian

20 Des 2022, 04:11 WIBEditor : Yulianto

Mentan SYL memberikan penghargaan kepada penyuluh pertanian, P4S, dosen dan widyaiswara pada kegiatan Harmonisasi dan Apresiasi SDM pertanian di Bogor, Kamis (15/12) | Sumber Foto:Dok. Sinta

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Harmonisasi dan Apresiasi SDM Pertanian merupakan bentuk rewards Badan PPSDMP kepada seluruh pejabat dan staf Badan PPSDMP tahun 2022. Hal ini menjadi momentum atau saat yg berharga bagi seluruh perangkat SDM untuk terus meningkatkan kerjasama, kompetensi di bidangnya, dan integritas sebagai leading sector dalam peningkatan kapasitas dan profesionalisme SDM Pertanian secara menyeluruh.

Demikian diungkapkan Kepala PPMKP (Pusat Pelatihan dan Manajemen Kepemimpinan Pertanian) Ciawi, salah satu UPT dibawah BPPSDMP, Yusral Tahir di Ciawi, beberapa waktu lalu. Selain itu menurutnya, P4S sebagai Pembaharu Pedesaan kedepan terus meningkatkan perannya dalam meningkatkan kompetensi petani petani Indonesia untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk pertanian.

“Dengan demikian, kita dapat menjaga ketahanan pangan nasional, serta masuk ke pasar internasional.  Kerjasama dan integritas petani Indonesia, baik muda, millenial, dan petani andalan beserta stake holder terksit sangat dinantikan kerjasamanya utk mendukung program pak Mentan yaitu Pertanian Maju, Mandiri dsn Modern, serta Gratieks,” tuturnya.

Seperti diketahui, harmonisasi kini menjadi kata yang terus digaungkan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanain.  Harmonisasi bukan hanya internal, tapi juga eksternal. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi mengatakan, harmonisasi merupakan penyelerasan, sehingga harus dilakukan diinternal BPPSDMP yang teridiri dari penyuluhan, pelatihan dan pendidikan untuk memaksimalkan pemberdayaan guna dan pengembangan sumberdaya manusia Pertanian. 

"Untuk menjadi kunci keberhasilan pencapaian, persepsi kita harus sama dulu, denyut jantung harus sama dalam menyukseskan program program BPPSDMP. Mulai dari Tani Akur, Petani Milenial, Genta Organik bahkan yang nanti ada Low Cost Smart Farming," kata Dedi saat jumpa Pers Harmonisasi dan Apresiasi SDM Pertanian tahun 2022.

Dedi mengatakan, harmonisasi eksternal juga dilakukan BPPSDMP dengan direktorat teknis, kementerian/lembaga lainnya serta stakeholders lainnya, bahkan pemerintah daerah.  Dengan harmonisasi eksternal dengan stakeholder lainnya yaitu Penyuluh Pertanian, Petani Milenial, Poktan, Gapoktan, P4S dan KWT di seluruh Indonesia dari desa hingga Pusat sehingga menghasilkan simponi yang sangat indah.

“Karenanya BPPSDMP tidak hanya bergerak di pusat ibukota, melainkan bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh jajaran pemerintah daeah, petani, dan masyarakat untuk menggerakkan roda pembangunan pertanian agar pangan untuk rakyat Indonesia tidak bersoal,” katanya. 

Reporter : Regi (PPMKP)
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018