
PPL Alor Selatan erikan Pelatihan Organik
TALOIDSINARTANI.COM, Alor Selatan --- Semangat untuk mewujudkan pertanian ramah lingkungan dan bergizi semakin menggema di Alor Selatan.
UPKM/CD Bethesda Yakkum bekerja sama dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Alor Selatan menggelar pelatihan pertanian organik bagi 15 peserta dari lima desa di wilayah tersebut.
Pertanian organik kini bukan sekadar tren, tetapi menjadi jawaban atas berbagai tantangan seperti kesehatan, ketahanan pangan, hingga masalah stunting.
Pelatihan ini mengajarkan cara bertani dengan bahan-bahan alami tanpa campur tangan kimia sintetis, sebagai langkah menuju pertanian yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Maxsi Yohakim Lilong, mewakili Manajer UPKM/CD Bethesda Yakkum, menekankan pentingnya peran para peserta sebagai agen perubahan.
“Pelatihan ini bukan sekadar datang, duduk, dan selesai. Kami ingin para peserta pulang dan menjadi pionir di desanya masing-masing. Jadi pelatihan ini adalah titik awal, bukan akhir,” tegas Maxsi, menyemangati peserta.
Dukungan juga datang dari pemerintah kecamatan. Obed Nesimnasi, SST, yang hadir mewakili Camat Alor Selatan, menyoroti pentingnya pertanian sehat dalam upaya memperbaiki gizi keluarga dan mencegah stunting.
“Kita tidak bisa bicara gizi tanpa bicara pangan. Dan pangan yang baik itu harus dimulai dari cara bertani yang sehat. Pertanian organik ini solusi nyata bagi keluarga kita,” ujarnya dalam arahannya.
Pelatihan yang digelar ini tidak hanya teoritis. Para peserta dibimbing langsung Kopa Rihi, STT (Kepala BPP Alor Selatan) bersama tim PPL berpengalaman seperti Petrus Y. Asafa, SP., Ribka H. Fakang, SST., dan Rosalina B. Mabilehi, SP.
Mereka melatih pembuatan bokashi (kompos fermentasi), pupuk organik cair, hingga pestisida nabati berbahan alami.
“Kami ajarkan teknik yang sederhana dan bisa langsung diterapkan di kebun. Jadi sepulang dari sini, peserta sudah punya bekal untuk langsung praktik,” jelas Petrus Asafa, salah satu PPL yang membimbing pelatihan.