Jumat, 21 Juni 2019


Mau Belajar Pertanian Organik? Datang Saja ke P4S Al Mukhlis

21 Mar 2019, 16:57 WIBEditor : Yulianto

Sekretaris P4S Al Mukhlis, Dadang Sulaeman | Sumber Foto:Clara

P4S ini memang spesialisasinya mengajarkan agribisnis pertanian organik, khususnya pertanian padi

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Pertanian organik kini memang sedang tren. Banyak pelaku usaha terjun berbisnis produk pangan yang diklaim lebih sehat. Jika ingin belajar bertani organik, datang saja ke Pusat Pelatihan Petani Pedesaan Swadaya (P4S) P4S Al Mukhlis yang berlokasi di Desa Kiangroke, Kec. Banjaran, Kab. Bandung.

P4S ini memang spesialisasinya mengajarkan agribisnis pertanian organik, khususnya pertanian padi. “Kita ini berangkat dari diri sendiri. Berhubung kami mengembangkan agribisnis organik (dari mulai budidaya hingga pemasaran) dan berjalan lancar, makanya spesialis kami adalah yang berhubungan dengan pertanian organik,” kata Sekretaris P4S Al Mukhlis, Dadang Sulaeman saat dihubungi oleh Sinar Tani.

Agribisnis organik memang menjadi icon P4S ini. Karena petani di Desa Kiangroke banyak membudidayakan padi organik. Jadi bagi yang ingin belajar dapat melihat langsung bukti nyata dalam mengembangkan agribisnis organik. “Kita ini punya rumah makan, yakni Rumah Makan Riung Panyaungan. Bahan baku masakannya, terutama berasnya berasal dari budidaya organik,” katanya.

Jadi bisa dibilang P4S Al Mukhlis menyediakan paket lengkap. Selain fasilitas pelatihan (laboraturium, ruangan kelas, mes, dan lain-lain), juga tersedia lapangan (areal persawahan organik), peternakan (pupuk), penangkar benih, hingga rumah makan sebagai pemasarannya.

Meski menjadi icon pelatihann agribisnis organik, P4S Al Mukhlis tidak menutup kemungkinan memberikan pelatihan lainnya. Karena setiap yang datang atau yang belajar, kebutuhannya berbeda-beda. “Macam-macam kita memberikan pelatihannya, tergantung permintaan. Bahkan kita pun memberikan pelatihan mengenai kuliner, terutama untuk anak-anak sekolah tata boga (SMK tata boga),” tutur Dadang.

P4S ini sudah berdiri sejak tahun 2004. Berdirinya P4S ini berlatar belakang adanya kepedulian terhadap petani di sekitar. Adanya P4S bermakna keteladan, sehingga jika petani diberi pelatihan dan ilmu pengetahuan tentu akan meningkatkan kesejahteranya.

“Memang awal berdirinya karena di sini, belum ada P4S, makanya kami dirikan P4S. Lalu namanya kami ambil dari nama pesantren di dekat sini, Al Mukhlis karena kami pertama kali melakukan rapat di pesantren tersebut. Tapi sebenarnya, tujuan kami adalah meningkatkan kesejahteraan petani,” terangnya.

Reporter : Clara
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018