Selasa, 17 September 2019


Di Kota Hujan, Taruna SMK PP Bireuen Menimba Ilmu Peternakan

01 Apr 2019, 16:38 WIBEditor : Yulianto

Taruna SMK PP Bireun saat magang di BBPKH Cinagara Bogor | Sumber Foto:Fathan

Para taruna yang magang difokuskan untuk menimba ilmu dan pengalaman dalam bidang reproduksi ternak dan kesehatan hewan. Meskipun fokus mendalami kedua jenis ilmu tersebut, namun mereka juga dibekali dengan ilmu dan praktek kesehatan masyarakat vete

TABLOIDSINARTANI.COM,Bogor—Tuntutlah ilmu hingga ke Negeri China. Begitulah ungkapan yang selalu didengungkan untuk mendorong semangat mencari ilmu. Memang tidak sampai ke Negeri Tirai Bambu, tapi tujuh taruna SMK PP Bireun, Aceh rela meninggalkan kampung mereka untuk belajar di Kota Hujan, Bogor.

Sebagai salah satu tugas sekolah, taruna SMK PP Bireun Aceh memang mempunyai kewajiban untuk magang. Salah satu lokasi yang digandeng untuk meningkatkan pengetahuan dan skill di bidang peternakan dan kesehatan hewan adalah Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor.

Magang taruna ini sebagai tidak lanjut kerjasama tersebut kedua instansi tersebut. Tujuh taruna (sebutan untuk siswa siswi SMK PP) mengikuti kegiatan magang selama 2 bulan dari Februari-April 2019 di BBPKH Cinagara Bogor.

Para taruna yang magang tersebut, difokuskan untuk menimba ilmu dan pengalaman dalam bidang reproduksi ternak dan kesehatan hewan. Meskipun fokus  mendalami ilmu dan keterampilan di bidang reproduksi dan kesehatan hewan, namun mereka juga dibekali dengan ilmu dan praktek kesehatan masyarakat veteriner dan pengolahan hasil ternak.

“Pengetahuan ini juga sangat penting karena masih terkait erat dengan usaha peternakan yang kemungkinan besar akan mereka geluti selepas tamat dari pendidikan mereka,” kata Widyaiswara Senior, drh. Heris Kustiningsih, M Sc.

Salah satu ilmu dan praktek yang dilakukan adalah pengujian di bidang kesehatan masyarakat veteriner yaitu pengujian kualitas prodak hasil ternak meliputi daging, susu dan telur. Taruna SMK PP ini mengerti dan paham secara detil mengenai kualitas mutu produk peternakan seperti daging, susu dan telur yang baik.

“Pengujian mutu kualitas daging, susu dan telur sangat penting diketahui siswa siswi magang sebagai bekal dalam menilai kualitas hasil ternak yang dihasilkan, sehingga mereka mampu berkontribusi meningkatkan kualitas hasil peternakan di daerah mereka nantinya,tutur Heris Kustiningsih ketika membimbing dan mendampingi para taruna SMK PP itu melakukan praktek pengujian mutu hasil peternakan di laboratorium pengolahan hasil ternak BBPKH Cinagara, Rabu (20/3) lalu.

Heris mengatakan, jika siswa siswi magang ini memiliki kompetensi pengujian mutu kualitas hasil ternak, maka kualitas hasil ternak untuk pengolahan hasil telah terseleksi dengan baik. Dengan demikian  kualitas produk peternakan  yang dihasilkan pasti juga akan baik. “Disini mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan yang cukup agar mampu memberikan sumbangsih bagi daerah asal dalam meningkatkan produksi dan kualitas hasil ternak,tambahnya.

Sementara itu salah seorang peserta magang, Alifa mengakatakan, melalui kegiatan magang ini dirinya menyadari bahwa ilmu peternakan dan kesehatan hewan sangat luas cakupannya dan saling berkaitan, serta tidak terkotak-kotak.

“Saya bersyukur bisa mengikuti magang di BBPKH Cinagara, karena banyak ilmu yang tidak saya peroleh di bangku sekolah, ini sangat bermanfaat untuk mendukung kiprah kami dalam pembangunan peternakan di Aceh setelah tamat dari sekolahnanti.” ujar siswi kelas 2 ini.

Reporter : Fathan MT
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018