
Kegiatan Agri Quran dengan anak binaan
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Tetap berada di rumah menjadi solusi terbaik untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Seluruh masyarakat memang diharapkan bisa berkontribusi dalam pencegahan ini dengan bekerja dan beribadah dari rumah.
Selain melakukan kegiatan rutin seperti tuntutan kantor ataupun pekerjaan domestik, ada hal mengasyikkan lainnya yang bisa dilakukan yakni mengurusi tanaman di rumah. Bisa juga mulai menanam bagi yang belum memiliki tanaman di rumah.

Hal ini yang diinisiasi lembaga social enterprise bernama Agri Quran dengan membahas segala sesuatu tentang menanam dari rumah melalui kuliah whatsapp berjudul Agri Talks Plant From Home.
"Menanam dari rumah bisa jadi solusi baik untuk kembali mengedukasi masyarakat mengenai bidang pertanian supaya bisa memberi sumbangsih walau hanya sedikit pada pertahanan lapisan ozon. Kegiatan menanam dari rumah juga tentunya ramah lingkungan dan menjadi bagian dari misi menjaga bumi," ujar Muhammad Farras Muhadzdzib, CEO AgriQuran.
Menurut Farras, selama masa karantina akibat pandemi global, masyarakat bisa mengisi waktu luang dengan mulai menanam dari rumah. Tata cara menanam dan tanaman apa yang baik ditanam bagi pemula, menjadi topik perbincangan utama dalam AgriTalks yang diadakan hari ini.
"Pada kuliah whatsapp ini beberapa pertanyaan paling banyak terkait bagaimana memulai menanam dari rumah bagi pemula, tanaman apa yang cocok, apakah membutuhkan lahan atau tidak, hingga kepada cara merawat tanaman," imbuhnya.
AgriTalks, kata Farras merupakan satu dari beberapa kegiatan AgriQuran yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterlibatan masyarakat dalam bidang pertanian. Kegiatan dialog dan diskusi ini dilakukan baik offline maupun online.
AgriTalks by AgriQuran itu merupakan salah satu program yang bentuknya dialog tokoh bersama pakar ataupun praktisi di bidang pertanian dan keislaman yang dilakukan via offline maupun online. Tujuannya meningkatkan pengetahuan, menumbuhkam keimanan, dan menggerakkan masyarakat khususnya anak muda agar lebih banyak yang terlibat di bidang pertanian.
Lulusan manajemen IPB ini berharap agar melalui kuliah whatsapp dengan tema Plant From Home ini bisa menginspirasi masyarakat. Paling tidak mengerti dasar-dasar bercocok tanam yang sederhana yang dimulai dari rumah sendiri.
“Ke depan AgriTalks akan membuat kuliah whatsapp dengan tema beragam lainnya untuk mengisi masa karantina dengan kegiatan yang ramah lingkungan,” katanya.
Farras berharap, semakin banyak yang berani memulai untuk menanam dari rumahnya. Selain ramah lingkungan dan mengisi waktu luang, hasil dari tanamannya bisa dinikmati untuk kebutuhan sehari-hari. “Untuk AgriTalks selanjutnya kita akan tetap adakan harapannya bisa menjadi tempat menambah wawasan bagi masyarakat khususnya anak-anak muda," katanya.
AgriQuran institute bertujuan untuk membantu masyarakat muslim dunia untuk belajar pertanian bervisi Al-Qur’an dengan mudah dan berorientasi praktik di lapangan. Sementara untuk AgriQuran Project menghubungkan masyarakat muslim dunia yang ingin berkontribusi menjadi pemakmur bumi dengan para petani dan institusi (pesantren) yang membutuhkan bantuan dalam bentuk pendanaan dan pendampingan.