Kamis, 18 Juli 2024


Rubuha, Cara Unik Petani Sidrap Mengusir Tikus

25 Peb 2022, 15:17 WIBEditor : Herman

Petani Di Sidrap Gunakan Rubuha Untuk Atasi Serangan TIkus

TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap --- Geram lahanya kerap diserang hama tikus membuat para petani Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap menggunakan cara unik. Yaitu dengan mengunakan Rubuha (RUmah Burung Hantu) dipersawahan mereka.  

Petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Massumpuloloe I Desa Tanete Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap geram karena setiap musimnya pertanaman padi mereka sering diserang hama tikus.

Untuk mengatasi hal tersebut kelompok tani Massumpuloloe I yang diketuai Herman mengambil inisiatif  menggunakan Rumah Burung Hantu (Rubuha) dalam membasmi hama tikus yang sering menyerang pertanaman padi dilokasi areal persawahan kelompoknya. 

Kelompok Tani (Poktan) Massumpuloloe I Desa Tanete Kecamatan Maritengngae Sidrap telah membuktikan efektivitas Rubuha yang dipasang di tengah sawah untuk mengendalikan populasi tikus. 

Pengembangan Rubuha serta pemanfaatan Tyto Alba guna mengendalikan tikus di sawah sudah dilakukan petani yang tergabung dalam kelompok Massumpuloloe I pada bulan Juni 2021 lalu. 

Saat ditemui Koresponden Tabloidsinartani.com Ketua Kelompok Tani Massumpuloloe I, Herman mengatakan bahwa" kini ada 5 Rubuha yang tersebar dilokasi kelompok Massumpuloloe I dengan jumlah luas areal persawahan 48 hektar dengan jumlah anggota kelompok 48 orang," ungkap Herman 

Lebih lanjut Herman mengatakan "Rubuha yang terpasang di hamparan sawah kelompok kami merupakan bantuan dari pemerintah melalui Instalasi, Pengamatan, Peramalan, dan Pengendalian OPT (IP3OPT) Wilayah V Pinrang dan Rubuha yang terpasang saat ini terbuat dengan menggunakan material glass reinforced concrete (GRC) bagian dalam sarang berukuran 60x40 sentimeter untuk tiang Rubuha itu terbuat dari pipa besi dengan ketinggian 6 meter. 

"Tyto Alba biasanya datang sendiri mencari sarang yang nyaman untuk beristirahat, faktor yang mempengaruhi Tyto Alba mau bersarang tak hanya dipengaruhi oleh model, ukuran serta material Rubuha yang didirikan, tetapi yang perlu diperhatikan pula yakni posisi pintu Rubuha berperan agar burung hantu dapat bersarang," kata Herman 

Lebih jauh Herman mengatakan "Posisi sarangnya juga menentukan, jangan sampai posisi pintu menghadap ke barat dan timur karena dapat disinari matahari sehingga membuat suasana di dalam sarang Rubuha terang dan Tyto Alba tidak betah, sebaiknya posisi pintunya dibuat menghadap ke selatan atau utara,"kata Herman. 

Herman mengakui setelah terpasangnya  5 Rubuha dilokasi kelompoknya dapat mengurangi populasi serangan hama tikus, meskipun adanya Rubuha para petani yang tergabung di kelompok Massumpuloloe I sebelum turun sawah tetap melakukan pemberantasan hama tikus secara serentak. 

 

"Kami tetap mengharapkan bimbingan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) agar produktivitas hasil pertanian di kelompok kami Massumpuloloe I terus meningkat dan dapat mensejahterakan para petani," tandasnya 

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018