Tuesday, 10 March 2026


Muhammadiyah Luncurkan Varietas Padi Mentari

22 Sep 2025, 10:58 WIBEditor : Herman

Peluncuran Varietas Padi Mentari

TABLOIDSINARTANI.COM, KEBUMEN --- Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, secara resmi meluncurkan varietas padi unggul bernama Mentari dalam pembukaan Jambore Nasional Jamaah Tani Muhammadiyah (JAMNAS JATAM) 1 yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), Kebumen, Jawa Tengah.

Dalam momen simbolis yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah, Haedar turut melakukan penanaman perdana padi Mentari, sebuah langkah nyata Muhammadiyah dalam mendukung kemandirian pertanian nasional berbasis inovasi dan nilai-nilai Islam.

“Hari ini menjadi hari bersejarah bagi keluarga besar JATAM se-Indonesia. Kita menanam bukan sekadar padi, tetapi harapan masa depan pertanian Muhammadiyah yang berkemajuan,” ujar Haedar. 

Haedar menjelaskan, varietas padi yang diberi nama Mentari itu memiliki makna mendalam.

Selain berasosiasi erat dengan simbol matahari yang menjadi identitas Muhammadiyah, Mentari juga merepresentasikan kehidupan para petani yang sangat bergantung pada sinar matahari.

“Sinar mentari adalah sahabat sejati para petani. Semoga varietas ini menjadi simbol semangat kemandirian, membawa cahaya kemajuan bagi pertanian Indonesia,” tambahnya.

Varietas padi Mentari ini dikembangkan sebagai wujud nyata kontribusi Muhammadiyah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan aktif Muhammadiyah dalam sektor pertanian.

“Saya kagum dengan Muhammadiyah. Jika selama ini berhasil memimpin di bidang pendidikan dan kesehatan, saya yakin Muhammadiyah juga bisa jadi pelopor di sektor pertanian,” kata Wamentan di hadapan para peserta JAMNAS JATAM 1.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah, agar program pertanian nasional bisa berjalan optimal.

“Perubahan besar tidak bisa hanya ditopang oleh pemerintah. Butuh kerja kolektif. Mari kita bangun pertanian Indonesia bersama-sama,” ajaknya.

JAMNAS JATAM 1 menjadi ajang konsolidasi nasional Jamaah Tani Muhammadiyah, mempertemukan para petani Muhammadiyah dari seluruh Indonesia untuk memperkuat jejaring, berbagi praktik terbaik, serta membangun visi bersama menuju pertanian yang mandiri dan maju.

Hadir pula dalam kegiatan ini Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto, Ketua MPM PP Muhammadiyah Muhammad Yamien, Rektor UNIMUGO, jajaran pemerintah daerah, serta perwakilan dari Kementerian Pertanian RI.

Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah, Muhammad Yamien, menegaskan bahwa tema JAMNAS JATAM 1, yakni “Daulat Pangan untuk Indonesia Berkemakmuran”, merupakan kelanjutan dari semangat Tanwir Muhammadiyah di Kupang.

“Ini bukan sekadar tema. Ini adalah gerakan. Muhammadiyah ingin memastikan bahwa kesejahteraan Indonesia bisa diwujudkan melalui pertanian yang berdaulat dan berkemajuan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa perjuangan menuju kedaulatan pangan tidak bisa dijalankan sendiri-sendiri, melainkan memerlukan kolaborasi dan inovasi dari berbagai pihak.

“Daulat pangan adalah kerja kolektif. Dan Muhammadiyah siap mengambil peran strategis dalam hal ini,” tutup Yamien.

Reporter : Wasis
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018