Friday, 15 May 2026


SPBU Pertanian, Asa Petani Banyuasin Pacu Laju Roda Alsintan

25 Apr 2026, 07:38 WIBEditor : Yulianto

Peletakan baru pertama SPBU Pertanian di Muara Telang, Banyuasin

TABLOIDSINARTANI.COM, Banyuasin--- Kementerian Pertanian (Kementan) memulai pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertanian Satu Harga di Desa Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Keberadaan SPBU ini sebagai upaya pemerintah memperkuat dukungan energi bagi sektor pertanian berbasis mekanisasi.

Pembangunan ini ditandai dengan peletakan batu pertama pada Jumat (24/4) dan menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di kawasan sentra produksi.

SPBU ini ditujukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar bagi operasional alat dan mesin pertanian (alsintan).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa ketersediaan energi merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Ia menegaskan modernisasi pertanian harus didukung oleh akses bahan bakar yang memadai agar kegiatan produksi tidak terhambat.

Senada dengan itu, Staf Khusus Menteri Pertanian Sam Herodian menilai kehadiran SPBU pertanian akan memperkuat operasional alsintan di lapangan, mengingat kebutuhan bahan bakar yang stabil menjadi kunci dalam penerapan mekanisasi.

Kepala BBPKH Cinagara sekaligus Penanggung Jawab Brigade Pangan Provinsi Sumatera Selatan, Inneke Kusumawaty, menyampaikan bahwa SPBU ini akan meningkatkan efisiensi operasional Brigade Pangan.

Menurutnya, akses bahan bakar yang lebih dekat dan terjangkau akan mendukung peningkatan intensitas tanam dan pemanfaatan alsintan secara optimal.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menambahkan bahwa pembangunan SPBU pertanian merupakan bagian dari penguatan ekosistem pertanian modern yang terintegrasi, guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha tani.

SPBU Pertanian di Muara Telang ini merupakan yang pertama di Indonesia dan direncanakan menjadi proyek percontohan nasional. Pada tahap awal, program ini mencakup pengelolaan lahan seluas 10 ribu hektare dengan dukungan sekitar 150 penyedia alsintan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Staf Khusus Bidang Pertanian, Bambang Pramono, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.

Ia menilai keberadaan SPBU ini dapat menjadi solusi bagi petani dalam memperoleh bahan bakar untuk mendukung kegiatan pertanian.

Kehadiran SPBU Pertanian Satu Harga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani, memperkuat kelembagaan ekonomi petani, serta menjaga stabilitas produksi pangan di wilayah Sumatera Selatan.

Reporter : BBPKH Cinagara
Sumber : BBPKH CINAGARA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018