Saturday, 24 October 2020


Beternaklah Walau dari Satu Ekor, Sebelum Sumber Dana Kita Habis

26 Sep 2020, 06:45 WIBEditor : Ahmad Soim

Beternak ayam kampung | Sumber Foto:Dok A Rohendi/Ahmad Soim

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor – Beternak tidak harus dengan modal yang besar dan juga tidak harus dengan skala yang besar. Beternak ayam, bebek, juga kambing bisa dimulai dari beberapa ekor, dengan kesabaran dan hobi, ternak itu bisa berkembang menjadi puluhan hingga ratusan ekor. Mulailah usaha, sebelum semua sumberdaya kita habis.

“Saya tinggalkan pekerjaan dengan gaji Rp 3 juta per bulan, memilih beternak kambing dengan hasil Rp 1,5 juta per bulan, namun kita bisa mandiri dan mengatur waktu sendiri,” kata Agus Rohendi, peternak kambing, ayam dan bebek di Dusun Cengal, Desa karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor (26/9).

BACA JUGAA:

Beternak Ayam Kampung Intensif Ramah Lingkungan

Dari Beternak, Kakak Beradik Peternak Milenial ini Punya Aset Capai Setengah Milyar !

Menjadi peternak kambing, kata Agus,  penjualan besar dilakukan saat menjelang Hari Raya Idul Kurban. “Pendapatan 1,5 juta per ha itu adalah pendapatan rata-rata per bulan,” paparnya pada kegiatan Latihan Motivasi Pengusaha Muda yang diadakan Lembaga Dakwah Remaja Leuwiliang.

Dengan usaha ternak sendiri, Agus Rohendi juga bisa memelihara ayam kampung dan bebek. “Cukup dengan ratusan ekor ayam dan bebek, pedagang disini datang mau membeli,” tambah Agus Rohendi yang sekarang punya banyak waktu bermasyarakat dan aktif di Desa Karacak.

Menurutnya, saat ia memerlukan dana untuk makan atau dana sekolah anak anak, kalau memang yang dimiliki hanya ternak, mau nggak mau ternaknya harus dijual. “Karena kita beternak adalah untuk penghidupan kita,” jelas Agus Rohendi yang juga Penyuluh Peternakan Swadaya yang tidak bergaji itu.

Menyiasati agar modal usaha ternak tidak termakan, H Hendaru, peternak dari Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang mengatakan sebaiknya kita berusaha sebelum semua sumber daya modal kita habis. “Berusahalah di saat kita masih punya modal untuk makan dan memenuhi kebutuhan pokok lainnya,” tambahnya.

“Saya diberi ayam oleh temen 6 ekor, dua saya kasih ke orang lain, 4 ekor saya pelihara, sekarang sudah menjadi hampir 50 ekor,” kata H Hendaru, peternak ayam di Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

 

 

 

 

Reporter : Som
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018