Thursday, 24 September 2020


Jalan Sehat di Bisingnya Kota Kembang

11 Feb 2020, 15:06 WIBEditor : Clara

Suasana Forest Walk Baksil | Sumber Foto:Agustin

alaupun padat penduduk di tengah kota, terdapat hutan kota seluas 3,8 hektar yang didalamnya terdapat satwa dan berbagaimacam tanaman.

TABLOIDSINARTANI.COM, Bandung---Kota yang dijuluki sebagai Paris van Java ini memang menjadi tujuan liburan masyarakat Jakarta. Tidak hanya terkenal akan fashion dan makanannya saja, tempat wisatanya pun cukup membuat pikiran kembali segar. Di dekat dengan salah satu perguruan tinggi tertua dan terkenal di Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB), terdapat hutan kota yang sudah ada sejak zaman Belanda. Nama taman kota yang dimaksud adalah Babakan Siliwangi atau disingkat Baksil.

Bandung yang merupakan ibukota Provinsi Jawa Barat, mempunyai lokasi yang berbeda dengan ibukota lainnya. Bentuk kotanya seperti wajan dan dikelilingi pegunungan, menjadikan Bandung kota yang  asri dan memiliki udara yang cukup dingin. Walaupun padat penduduk di tengah kota, terdapat hutan kota seluas 3,8 hektar yang didalamnya terdapat satwa dan berbagaimacam tanaman.

Agar orang-orang dapat menikmati hutan kota tetapi tidak merusak, di tahun 2017 dibangunlah jalur (jalan) yang terbuat dari kayu di atas permukaan tanah (tinggi 2 meter) sepanjang 2,3 km yang dipagari, sehingga aman bagi pejalan. Jalur ini dinamakan forest walk.

Banyak anggapan bahwa berjalan di forest walk ini harus siap tenaga karena setelah masuk, harus menemukan jalan keluarnya karena pintu masuk dan keluarnya hanya 1. Jadi kita harus benar-benar menyusuri forest walk ini.

Terdengar melelahkan, tetapi jangan patah semangat. Walaupun cukup panjang dan menanjak, tidak akan capai menyusurinya karena kanan-kiri mata kita dimanjakan dengan hijaunya pepohoan yang membuat udara segar. Selain itu, ketika tengah hari tidak membuat kita menjadi kepanasan karena teduh oleh pepohonan.

Posisi forest walk ini sungguh strategis. Tepat bersebelahan dengan Kebun Binatang Bandung, di depannya adalah ITB, disampingnya arena olahraga Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) dan tidak jauh dengan Teras Cikapundung (Teci), yakni tempat rekreasi lainnya. Lapar dan haus, tidak perlu takut, banyak yang berjualan makanan dan minuman di pintu masuknya. Biar irit, bisa bawa dari rumah karena di pintu masuk dan keluarnya disediakan meja dan kursi untuk makan-minum.

Untuk masuk ke Forest Walk Baksil ini, tidak perlu merogoh kocek yang cukup dalam karena sejatinya masuk ke sana tidak dipungut biaya alias gratis. Cukup membayar parkir mobil Rp 5 ribu dan motor Rp 2 ribu bagi yang membawa kendaraan.

Jadi, tunggu apalagi! Kalau ke Bandung jangan lupa ke Forest Walk Baksil. Foto-foto instagramable dapat, sehat pun dapat karena secara tidak langsung kita berolahraga sambil menghirup udara segar dari pepohonan. Tapi perlu diingat! Biar gratis, kita tetap harus menjaga kebersihan. Buanglah sampah pada tempatnya agar yang lain pun dapat menikmatinya.

Reporter : Agustin
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018