
Mencemari pesisir
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Apapun alasannya, jangan sekali-sekali mencemari lingkungan pesisir. Jika Anda membuang barang yang mencemari pesisir bakal ditindak tegas oleh Polisi Khusus Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (Polsus PWP3K).
Gara-gara membuang dagangannya yang mulai membusuk ke wilayah pesisir pantai, penjual dan pengumpul ikan ini harus berurusan dengan Polsus PW3K. Petugas menindak tegas oknum pelaku pencemaran di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.
" Oknum penjual dan pengumpul ikan tersebut mengaku ikannya tidak terjual dan tidak dapat dikirim ke wilayah lain karena daerah setempat sedang menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Namun demikian tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena menimbulkan pencemaran dan bau busuk yang meresahkan warga sekitar," kata Dirjen Pengawasan Sumber Daya Perikanan (PSDKP), Tb. Haeru Rahayu di Jakarta, Selasa (23/6)
Pedagang tersebut setelah dilakukan pemeriksaan, diminta untuk menyiapkan lubang dan kemudian diwajibkan mengumpulkan dan mengubur seluruh ikan busuk tersebut. "Kami menyadari kondisi darurat covid-19 ini tentunya menimbulkan dampak yang tidak mudah bagi masyarakat. Oleh karena itu terhadap pelaku yang juga terdampak kondisi ini, kami lakukan tindakan edukasi dan pembinaan agar tetap bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian wilayah pesisir," papar Tb.
Lantaran sudah mencemari lingkungan pesisir, lanjut Tb, pelaku juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. "Jadi tidak kita tahan, kita edukasi untuk mengubur ikan-ikannya agar tidak menimbulkan bau dan pencemaran di perairan dan juga kita minta komitmen yang bersangkutan agar tidak mengulangi perbuatannya," kata Tb.
Di tempat terpisah, Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan, Matheus Eko Rudianto mengatakan, jajaran Polsus PWP3K untuk melakukan pengawasan secara intensif di Teluk Wondama dan lebih khusus di kawasan Taman Nasional Teluk Cendrawasih (TNC).
”Kami akan terus melakukan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Tentu ini juga perlu dukungan dari berbagai pihak baik Pemerintah Daerah, aparat terkait lainnya maupun masyarakat," katabEko.
Eko juga mengapresiasi kepada masyarakat yang sudah melaporkan kejadian pencemaran ini kepada aparat. Karena itu, peran serta masyarakat dalam pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan sangat penting dan diperlukan.