Thursday, 23 September 2021


Rumput Laut, Mudah Dibudidaya dan Menguntungkan

02 Nov 2020, 09:34 WIBEditor : Indarto

Budidaya rumput laut | Sumber Foto:Dok. Humas DJPB

Budidaya rumput laut merupakan kegiatan budidaya sederhana dan efisien namun mampu menyerap cukup banyak tenaga kerja.

 

TABLOIDSINARTANI.COM,---Budidaya rumput laut bisa menjadi salah satu pilihan masyarakat pesisir. Selain mudah dibudidaya, rumput laut juga punya peluang pasar luas. Bahkan, untuk mendorong pengembangan rumput laut di masyarakat, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) memberi bantuan bibit rumput laut kultur jaringan kepada pembudidaya.

 

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto mengatakan, DJPB melalui Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung  memberi bantuan bibit rumput laut sebanyak 2,5 ton kepada pembudidaya rumput laut di Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Bantuan benih rumput laut kepada masyarakat, terutama di sektor usaha produktif seperti usaha budidaya rumput laut masih terus dilakukan oleh KKP guna meringankan beban mereka.

 

“Budidaya rumput laut merupakan kegiatan budidaya sederhana dan efisien namun mampu menyerap cukup banyak tenaga kerja. Tentunya hal ini sejalan dengan amanat dari Presiden Joko Widodo untuk menggenjot sektor usaha padat karya dalam rangka pemulihan ekonomi nasional,” kata Slamet, di Jakarta, Senin (2/11).

 

Menurut Slamet, bantuan yang diberikan oleh KKP merupakan bibit rumput hasil kultur jaringan yang berkualitas. Bibit rumput laut kultur jaringan memiliki kandungan karaginan yang lebih tinggi daripada rumput laut nonkultur jaringan. Selain itu, bibit rumput laut ini memiliki laju pertumbuhan yang baik.

 

Slamet juga mengatakan, melalui pemilihan lahan yang baik, serta penerapan cara budidaya yang baik, pembudidaya akan mendapatkan hasil produksi dan keuntungan yang maksimal. Diharapkan, agar pembudidaya dapat memanfaatkan tenaga penyuluh, tim teknis UPT dan dinas perikanan setempat untuk menggali ilmu dan petunjuk teknis agar kegiatan budidaya dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

 

“Telah menjadi komitmen pemerintah untuk memastikan proses produksi budidaya dan dukungan kepada masyarakat dapat terus berjalan. Dengan pelayanan yang kami berikan, masyarakat pembudidaya diharapkan dapat tetap sejahtera sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang terus membaik,” kata Slamet.

 

Sementara itu, Kepala BBPBL Lampung, Ujang Komarudin mengatakan,  budidaya rumput laut merupakan kegiatan budidaya yang dapat dikategorikan cukup mudah dan murah untuk dilakukan oleh masyarakat pesisir serta memiliki tingkat efisiensi yang tinggi karena tidak menggunakan pakan dalam proses budidaya. Rumput laut juga sebagai komoditas yang sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Apalagi bibit rumput laut bantuan yang disalurkan merupakan hasil dari kultur jaringan yang memiliki keunggulan lebih dibandingkan rumput laut biasa.

 

“ Rumput laut jenis ini, laju pertumbuhan cukup bagus. Kandungan karaginan lebih tinggi dan tingkat adaptasi yang baik terhadap fluktuasi perubahan lingkungan perairan budidaya,” ujarnya.

 

Ujang juga mengatakan bahwa tim teknis dari BBPBL Lampung senantiasa berkoordinasi dan bekerjasama dengan dinas perikanan setempat untuk melakukan proses identifikasi terkait sejumlah persyaratan administrasi, teknis maupun lokasi calon penerima bantuan, agar bantuan yang disalurkan dapat dipergunakan seoptimal mungkin.

 

“Dengan peran serta aktif pembudidaya dan kontribusi dari dinas perikanan setempat diharapkan dapat menjaga keberlanjutan usaha yang telah dibangun bersama agar perekonomian masyarakat dapat tumbuh semakin kuat,"  kata  Ujang.

 

Data DJPB menyebutkan, hingga  Oktober 2020 KKP telah menyalurkan bantuan bibit rumput laut sebanyak 135 ton kepada 103 kelompok pembudidaya di 9 provinsi. Total nilai bantuan mencapai Rp 2,15 miliar. Hingga pertengahan Oktober 2020, BBPBL Lampung telah menyalurkan bantuan bibit rumput laut kepada masyarakat pembudidaya sebanyak 30 ton. BBPBL Lampung mematok target untuk menyalurkan minimal 40 ton bibit rumput laut kepada masyarakat hingga akhir tahun 2020.

 

Reporter : Dimas
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018