Wednesday, 15 July 2026


Sukses di Tongke-Tongke, Pemkab Sinjai Siapkan Kampung Nelayan Merah Putih Baru

04 Jun 2026, 10:27 WIBEditor : herman

Audiensi antara Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, dengan jajaran Penyuluh Perikanan Kabupaten Sinjai di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (3/6).

 

 TABLOIDSINARTANI.COM, Sinjai --- Pemerintah Kabupaten Sinjai terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

 Upaya tersebut kembali ditegaskan dalam audiensi antara Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, dengan jajaran Penyuluh Perikanan Kabupaten Sinjai di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (3/6).

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh dialog tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi berbagai program yang telah berjalan sekaligus menyusun langkah strategis dalam pengembangan sektor perikanan ke depan.

Audiensi dipimpin Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Sinjai, Budiyamin, yang didampingi Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Sinjai, Irwan Syamsuddin.

Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan utama, mulai dari pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, perlindungan sosial nelayan, hingga kebutuhan sarana pendukung bagi penyuluh perikanan.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah keberhasilan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Tongke-Tongke. Kawasan percontohan tersebut kini telah beroperasi secara maksimal dan menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Menurut Budiyamin, produk olahan berupa fillet ikan tuna yang dihasilkan masyarakat setempat bahkan telah berhasil menembus pasar ekspor.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa program pemberdayaan yang didukung pendampingan penyuluh mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.

“Kami sangat bersyukur karena Ibu Bupati memberikan apresiasi atas perkembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Tongke-Tongke. Ini menjadi bukti bahwa pendampingan yang dilakukan penyuluh memberikan hasil yang konkret. Kami berharap program serupa juga dapat dikembangkan di Desa Sanjai agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ujar Budiyamin usai pertemuan.

Keberhasilan tersebut mendorong lahirnya usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih baru di Desa Sanjai. Saat ini, usulan tersebut tengah dalam proses pengajuan dan diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir setempat.

Selain pengembangan kawasan nelayan, audiensi juga membahas upaya peningkatan legalitas dan kesejahteraan pelaku usaha perikanan. Salah satu fokus utama adalah optimalisasi kepemilikan Kartu KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan), yang menjadi syarat penting untuk mengakses berbagai bantuan pemerintah, termasuk kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Di sisi lain, perlindungan sosial bagi nelayan dan pembudidaya ikan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan juga terus didorong. Langkah ini dinilai penting untuk memberikan rasa aman bagi para pelaku usaha yang setiap hari menghadapi risiko kerja di sektor perikanan.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menerima laporan terkait bantuan sarana produksi dari pemerintah pusat. Kabupaten Sinjai diketahui telah memperoleh bantuan sekitar 3 juta benih udang yang terdiri atas 900 ribu ekor udang vaname dan 2,1 juta ekor udang windu.

Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor budidaya perikanan sekaligus mendongkrak pendapatan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada usaha tambak.

Tak hanya membahas program dan bantuan, para penyuluh juga menyampaikan kebutuhan akan keberadaan Pos Penyuluhan Perikanan yang mandiri. Selama ini, aktivitas administrasi dan koordinasi masih memanfaatkan fasilitas yang berada di lingkungan Kantor Dinas Perikanan.

Keberadaan gedung atau sekretariat khusus dinilai penting untuk menunjang efektivitas pelayanan, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kualitas pendampingan kepada masyarakat pesisir.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif memberikan respons positif dan berkomitmen untuk menindaklanjuti usulan yang disampaikan.

“Khusus untuk kebutuhan gedung Pos Penyuluhan, Ibu Bupati menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait guna mencari solusi terbaik. Respons ini tentu menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja di lapangan,” kata Budiyamin.

 

Reporter : suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018