Tuesday, 14 July 2020


Kopi Gayo adalah Isyarat Pertemanan

29 Jun 2020, 07:18 WIBEditor : Ahmad Soim

Kopi Gayo Aceh | Sumber Foto:Memed Gunawan

Oleh: Dr. Memed Gunawan

 

TABLOIDSINARTANI.COM - Kopi Gayo adalah trade mark untuk kopi dunia. Kopi yang tumbuh di dataran tinggi Takengon ini mengangkat nama Indonesia di mata dunia. Sebuah cafe, di mana pun dia berada, tidak lengkap jika tidak menyajikan kopi Gayo. Dan pengunjung cafe yang gila kopi akan bertanya, “Mana kopi Gayo?”

Warung kopi di Banda Aceh memang merajai bisnis kelas bawah-menengah yang menggaet pelanggan kalangan atas. Tidak ada jam khusus untuk minum kopi, bisa pagi, siang atau malam, atau jam berapa saja tergantung anda! Tidak ada tempat khusus untuk membangun warung kopi, bisa di tempat elite, warung sederhana atau bahkan di emperan toko. Dan semua mempunyai pelanggan fanatik.

Kopi Solong adalah salah satunya. Kopi Sanger dengan rasa soft,  ada selintas rasa manis karena ditambah beberapa tetes susu kental manis, akhirnya menghasilkan rasa khas yang selalu menempel di ujung lidah.

Pembuatan Kopi Sanger juga beragam, bisa melalui Expresso menggunakan mesin canggih buatan Itali, lalu disajikan di gelas mungil, atau dengan dengan dicampur lewat atraksi gaya Teh Tarik yang memukau pengunjung.

Kue ringan dengan rasa manis sekilas juga menemani sehingga “ngopi” kali ini terasa istimewa. Kopi Gayo Arabika atau Robusta dan campuran berbagai takaran dan cara roustingnya menentukan rasa andalan masing-masing warung kopi. Tapi yag jelas semuanya mempunyai penikmat yang fanatik.

 

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018