Friday, 16 April 2021


Tanaman Hias Hidroponik dari Zakiah Ambadar

18 Mar 2021, 15:56 WIBEditor : Yulianto

Zakiah Ambadar menujukkan tanaman hias hidroponiknya | Sumber Foto:Echa

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Umumnya teknik penanaman hidroponik yang berkembang di masyarakat adalah tanaman sayuran. Namun Zakiah Ambadar atau biasa dipanggil Jackie, mengembangkan hidroponik tanaman hias.

Menanam tanaman hias menjadi salah satu hiburan bagi sebagian orang saat pandemi Covid-19. Tak sedikit dari mereka mengoleksi berbagai jenis tanaman hias karena bisa membuat rumah menjadi lebih indah dan segar.

Selain itu merawat serta menjaga taman hias agar tumbuh sehat dan segar akan membantu untuk lebih rileks dari tuntutan pekerjaan sehari-hari.  Tanaman hias hidroponik juga dianggap lebih sederhana dan tak kalah untuk menjadi solusi mendekorasi rumah atau kantor menjadi lebih indah tanpa ribet.

Jika selama ini masyarakat menanam tanaman hias langsung di tanah atau menggunakan pot, maka Jackie punya cara berbeda yakni membudidayakan tanaman hias hidroponik. Budidaya tanaman hias hidrponik bisa menjadi solusi, bagi ibu rumah tangga yang enggan berkotor-kotoran saat menanam.

“Saat ini kan sedang demam tanaman hias. Ibu ibu banyak yang jadi suka menanam di era pandemi Covid 19. Jadi saya buat tanaman hias dengan media tanam hidroponik, bisa menanam tanpa kotor. Apalagi  banyak juga ibu-ibu yang ngak suka kotor. Nah ini jadi salah satu solusinya,” terang Jackie saat ditemui dikediamannya.

Ada beberapa tanaman hias yang berhasil diperbanyak oleh Jackie dengan sistem hidroponik  seperti Monstera si Janda bolong, Caladium Red and White, Aglonema dan lain sebagainya. “Ada banyak tanaman hias yang sudah saya budidayakan dengan sistem hidroponik. Saya lupa namanya dan ini tumbuh subur cantik akarnya pun sehat,” imbuh Jackie yang memang sudah memulai menanam sayur hidroponik sejak tahun 2011 itu.

Tips menanam

Menurut Jackie  menanam tanaman hias dengan sistem hidroponik ternyata mudah. “Cuci bersih akarnya, lalu langsung tanam gampang banget gak perlu ribet, cepat dan tangan kita ngak kotor,” katanya.

Sebagai media, Jackie menggunakan hydroton. Untuk ukuran Ppmnya sama dengan sayur antara 800-1.000 ppm, terutama tanaman yang masih kecil sudah cukup untuk pertumbuhan dan tidak perlu khawatir ada cacing.

Hydroton sendiri merupakan media tanam hidroponik yang terbuat dari bahan dasar lempung yang dipanaskan, berbentuk bulatan-bulatan dengan ukuran bervariasi antara 1 cm-2,5 cm. Dalam bulatan-bulatan ini terdapat pori-pori yang dapat menyerap air (nutrisi) sehingga dapat menjaga ketersediaan nutrisi.

Hydroton memiliki pH netral dan stabil. Dengan bentuk yang bulat (tidak bersudut), maka dapat mengurangi resiko merusak akar, dan ruang antar bulatan-bulatan ini bagus untuk ketersediaan oksigen bagi akar. Hydroton dapat dipakai berulang-ulang, cukup dicuci saja dari kotoran/lumut/alga jika akan digunakan untuk penanaman selanjutnya.

Untuk perawatan tanaman hias hidroponik sangat mudah. Apalagi menurut Jackie, dengan sistem hidroponik tidak perlu lahan besar.  “Saya masukan sedotan untuk oksigen walaupun media ini cukup poros ya banyak oksigen, tapi tanaman akan lebih happy kalau cukup oksigennya,” katanya.

Jika cukup makanan/nutrisinya, maka akar hidroponik putih bersih gemuk. Tentu hal ini akan mudah diterima untuk pasar ekspor, karena akarnya bersih dan daunnya nampak lebih sehat.  Kelebihan lainnya ungkap Jackie adalah tanaman hias hidroponik sangat cepat berkembang biak. Jadi lebih cepat tumbuh dan menghasilkan anakan.

“Jadi untuk melipatgandakan, ngak usah pusing. Kalau lupa siram tanaman, karena media ini menyimpan air. Andaikata airnya habis media ini tetap membuat lembab,” tuturnya.

Tips mudah dari Jackie menanam tanaman hias dengan sistem hidroponik. Pertama,  pastikan akarnya di cuci bersih. Kedua, pastikan air nutrisi cukup. Ketiga, sekali-kali daunnya disiram air dan atau disemprot nutrisi.

Namun Jackie mengingatkan agar tanaman tumbuh subur dan sehat harus ada rasa sayang dengan tanaman. “Orang sering bilang tangan dingin lah, atau green thumb, tapi saya ngak percaya hal itu. Saya percayai semua orang bisa menanam. Karena secara alami semua orang punya rasa sayang, care terhadap tanaman. Kalau kita punya perhatian pada tanaman, pasti akan bagus dan subur. Ya kita harus cinta dulu, karena saya percaya, kita merawat sesuatu yang tumbuh, kan kita sendiri juga tumbuh,” tuturnya.

Bagi yang berminat? Jackie bersedia memberi pelatihan, khususnya generasi muda agar bertani dengan cara yang lebih sehat, bersih, produktif dan sangat efisien.

--

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

 

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018