Sabtu, 17 Agustus 2019


Ini Manfaat Tokcer dari Racikan Jamu Tradisional

13 Jun 2019, 14:57 WIBEditor : Gesha

Bahan-bahan racikan jamu tradisional memiliki manfaat yang tokcer bagi kesehatan | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Secara umum, jamu memang dipercaya memiliki khasiat tertentu dari bahan-bahan alami yang dikandungnya. Berikut ini beberapa bahan alami yang biasa digunakan dalam campuran jamu tradisional.

 

1. Kunyit

Si Kuning ini memiliki dampak baik untuk membantu menyembuhkan osteoatritis dan kolesterol tinggi. Kandungan curcumin dalam kunyit yang bersifat antioksidan ini dipercaya memiliki peran di balik khasiat tersebut.

Namun, khasiat kunyit untuk mengobati kondisi lain, seperti nyeri menstruasi, penyakit kuning, dispepsia, radang gusi, diabetes, Alzeihmer, radang mata, kanker kolektoral, dan membantu pemulihan setelah operasi bypass jantung.

Sebagai bahan jamu, kunyit biasanya dibuat bersama asam jawa menjadi kunyit asam. Jamu ini biasa dikonsumsi oleh perempuan sebagai ramuan nyeri haid bahkan ramuan diet.

 

2. Temulawak

Dari studi penelitian di laboratorium, kandungan xantorrhizol pada temulawak terlihat memiliki efek antibakteri, antiradang, antioksidan, menghambat pertumbuhan sel kanker, dan mencegah sumbatan pembuluh darah. 

Temulawak diduga mampu meningkatkan nafsu makan dan mengatasi masalah kandung empedu, hati, dan gangguan pencernaan, seperti perut kembung.

Bahan dasar pembuatan jamu temulawak ini tentu saja temulawak dengan ditambahkan beberapa tambahan seperti asam jawa, Gula aren , daun pandan serta jinten. Jamu temulawak baik untuk anak-anak maupun orang tua karena bisa menyembuhkan keluhan pusing, mual, dan menghilangkan gejala masuk angin.

 

3. Jahe

Jahe yang harum dan segar baunya ini diduga mampu mencegah mual bagi ibu hamil (morning sickness). Selain itu, jahe juga dipercaya dapat mengatasi radang sendi, nyeri menstruasi, serta mual dan muntah setelah operasi. Kebenaran klaim ini juga masih membutuhkan penelitian lebih jauh.

 

4. Kencur

Bagian daun kencur memiliki manfaat untuk mengatasi demam, bengkak, rematik, oftalmia, dan dan pharyngodynia. Sedangkan pada bagian rimpang atau akar, kencur memiliki aroma yang sangat kuat.

Rimpang biasa dikonsumsi sebagai bagian dari proses pengobatan medis herba, meski tidak semua negara pengguna kencur memanfaatkannya. Contohnya, masyarakat Bangladesh membuat jus rimpang kencur untuk mengobati sakit gigi dan ketombe.

Tidak hanya rimpang dan daun, kencur secara utuh memiliki beragam manfaat yang menguntungkan bagi kesehatan tubuh.

Dalam jamu, kencur biasa dicampur dengan beras, jahe dan asam menjadi beras kencur. Jamu ini cocok untuk anak-anak sebagai penambah nafsu makan. Untuk dewasa yang aktif, beras kencur memiliki efek menyegarkan dan menghilangkan pegal-pegal.

 

 

 

 

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018