Tuesday, 20 October 2020


Manggis Putih, Unik Percantik Pekarangan Anda

27 Jul 2020, 15:05 WIBEditor : Gesha

Manggis putih | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Lombok --- Biasanya manggis itu berwarna ungu, tapi di Nusa Tenggara Barat (NTB) ada manggis berwarna putih. Konon, manggis ini merupakan hidangan dan buah favorit raja-raja Bali yang pernah berkuasa di Lombok sekitar abad 18.

Selama ini, manggis putih banyak dihasilkan dari daerah Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Kabarnya manggis ini merupakan varian manggis unggul dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan manggis biasa.

Saat masih muda, jenis manggis ini memiliki kulit berwarna dominan putih. Namun ketika hampir matang dan akan panen, kulitnya akan berubah warna menjadi agak keunguan seperti manggis pada umumnya.

Manggis putih memang istimewa, dari segi ukuran, manggis putih memiliki ukuran yang lebih seragam dengan berat rata-rata 2-2,5 ons untuk setiap buahnya. Sementara dari segi rasa, manggis putih memiliki rasa yang lebih manis jika dibandingkan dengan manggis ungu. Ini karena kandungan glukosa buah manggis putih jauh lebih tinggi.

Dilihat dari segi nutrisinya, manggis putih ini mengandung banyak sekali serat, protein, asam folat, fosfor, magnesium, kalsium, zat besi, seng, mangan, fosfor, natrium dan beberapa jenis vitamin seperti vitamin C, B12, A, B6 dan beberapa vitamin lainnya.

Selain lebih manis, untuk daging buah manggis putih juga lebih renyah, hal ini dikarenakan manggis putih memiliki kadar air yang lebih sedikit dibandingkan dengan manggis ungu.

Keunggulan lainnya, manggis putih menghasilkan produktifitas yang jauh lebih tinggi. Dalam sekali panen, pohon manggis putih bisa menghasilkan 50-60 kg, sementara pohon manggis ungu hanya sekitar 30 kg saja.

Percantik Pekarangan

Selain dibeli untuk ditanam di perkebunan, pohon manggis putih juga banyak dibeli sebagai pengisi pekarangan rumah. Sebagai pengisi halaman rumah, pohon manggis putih cukup menarik. Buahnya akan memiliki warna kulit dominan putih ketika masih muda.

Lalu, menjelang matang, warna putih ini akan memudar dan berubah menjadi merah keunguan, seperti buah manggis pada umumnya. Kalau sudah dipetik, tak kentara bedanya antara manggis putih dan manggis ungu.

Selain warna yang unik, manggis putih ini terbuka investasinya. Masa produksi per pohon bisa mencapai 20-30 tahun sehingga bisa menjadi investasi yang bagus. Karena diburu banyak pihak, bibit manggis putih ini masih mahal, bisa mencapai Rp 35 ribu sampai Rp 100 ribu per pohon.

Masa berbuah tanaman manggis putih dari masa awal penanaman hingga pemanenan adalah di usia 3-4 tahun dengan syarat bibit berasal dari okulasi/sambung pucuk. Selain itu, tanaman manggis putih juga dikenal sebagai tanaman yang tahan terhadap serangan OPT. Sehingga tanaman ini akan sangat mudah dalam perawatannya karena tidak memerlukan perlakuan yang istimewa.

Reporter : Nattasya
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018