Rabu, 14 Januari 2026


Fasilitasi Warga, DKPKP DKI Jakarta Gelar Bimtek Urban Farming

07 Des 2023, 22:12 WIBEditor : Herman

DKPKP DKI Gelar Bimtek Urban Farming

TABLOIDSINARTANI, Jakarta --- Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta menyelenggarakan Bimtek Pertanian Konvensional, Kamis (7/12) di Jakarta. Bimtek yang diikuti 150 orang penggiat urban farming ini memaparkan materi tentang budidaya anggur, bawang merah, melon, dan cabai.

"Tujuan kegiatan ini Urban Farming untuk Ketahanan Pangan Jakarta. Kita mengenal Gerakan Jakarta Menanam untuk Ketahanan Pangan. Saat ini terjadi lonjakan kinerja yang sangat membanggakan yaitu keinginan masyarakat Jakarta untuk menanam, seperti yang terlihat di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan sebagainya. Juga rooftop yang telah dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menanam, " kata Kepala DKPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati.

Pemprov DKI Jakarta, menurut Eli, sangat mengapresiasi peran serta dan semangat masyarakat ber Urban Farming sebagai kegiatan yang produktif. Berbagai bantuan telah diberikan oleh DKPKP dengan harapan penerima bantuan mendapatkan manfaat serta bertanggung jawab dalam pengembangan Urban Farming.

“Menurut rencana tanggal 20 Desember mendatang akan panen cabai serentak bersama-sama 4 provinsi yaitu Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. Cabai sangat mempengaruhi inflasi, baru setelah itu beras. Tanggal 1 November seluruh wilayah Jakarta Timur 65 kelurahan sudah melakukan panen serentak 34 ribu pohon cabai,” tuturnya.

Ditambahkan Eli, bimtek diarahkan pada komoditas cabai, bawang merah, anggur, melon, karena cabai dan bawang merah sangat berpengaruh dalam inflasi Jakarta sehingga diperlukan pendampingan Masyarakat dalam budidayanya.

“Melon ditanam karena berdasarkan arahan dari Mendagri dan Presiden untuk menanam tanaman yang cepat panen. Melon sudah bisa panen 60 – 70 hari, punya nilai ekonomi yang bagus. Anggur, kita memfasilitasi masyarakat yang saat ini ingin berbudidaya yang luar biasa. Mereka juga bisa menjual bibitnya hingga ke luar Jakarta,” kata Eli.

Dalam mengadakan bantuan sarana produksi pertanian, DKPKP bekerjasama dengan dinas-dinas di provinsi DKI Jakarta. Eli mencontohkan, bibit dari DKPKP, instalasi pompa air saat El Nino juga dari DKPKP, untuk media tanam, pupuk, bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. Trichocompos dapat diperoleh masyarakat di Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman (P2BPT) di bawah harga pasar.

Gang Hijau menjadi salah satu indikator keberhasilan Urban Farming Jakarta sebab pada lahan terbatas ternyata masyarakat mampu membudidayakan berbagai jenis tanaman dan membuat lingkungan di sekitarnya lebih sejuk.

“Kami pada tahun 2019 melakukan penelitian terhadap 20 gang hijau di Jakarta didampingi oleh penyuluh pertanian. Kami membandingkan bahwa gang hijau dan non gang hijau ada perbedaan suhu, lebih rendah 2 derajat Celcius pada gang hijau sehingga terasa lebih sejuk. Pertanian perkotaan ini memberikan fungsi yang beragam, bukan hanya sebagai penyedia pangan namun juga ada fungsi ekonomi dan non ekonomi. Penelitian ini sudah kami publikasikan di jurnal internasional,” kata salah satu narasumber Bimtek, Dr. Hayuning Anggrahita, M.S.M.

Jakarta dengan keterbatasan lahan sehingga pertaniannya berbasis ruang, ternyata masih sangat potensial dimanfaatkan, sebab di setiap wilayah masih terdapat luasan yaitu 50 – 100 m2 (58 lokasi), 101 – 500m2 (58 lokasi, dan 500 m2 (28 lokasi).  

Acara Bimtek dirangkai dengan penyerahan secara simbolis sarana prasarana pertanian dibagi dalam 3 kategori yaitu luas lahan di bawah 100 m2, 200 – 500 m2, dan di atas 500 m2. Dilanjutkan penyerahan bantuan CSR untuk Poktan Kembang Teleng, Muara Sejahtera dan Sejahtera Makmur .

Selain itu, diserahkan juga hadiah juara Festival Urban Farming 2023 yaitu Lomba Hampers Sayuran kepada Rachmawati, Nur Hayati, Dian Asep. Lomba Fun Fotografi kepada Dewi Karyawati, Arief Darmawan, Dinnar. Pemenang lomba stand yaitu Sudin KPKP Jakarta Pusat, Sudin KPKP Jakarta Barat, Bidang PKH dan Pusyankeswanak.

Para peserta dibekali dengan Bimtek Urban Farming oleh narasumber yang ahli di bidangnya. Tema-tema Bimtek yaitu Pemanfaatan Lahan untuk Urban Farming, Keragaman Fungsi dan Bentuk Spasial Pertanian Kota di Jakarta, Budidaya Anggur, Melon, Bawang Merah, Cabai di Perkotaan, dan Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman.

Narasumber Bimtek yaitu Susiawan Tari (Susiana Garden), Dr. Hayuning Anggrahita, M.S.M (Dosen UI), Marwan (KAJ), Ahmad Syarief (Penyuluh Jakarta Utara), Ir. Emi Sugiartini, M.P (BRIN), Rizal Fahreza (Petani Milenial Jawa Barat), dan Carta (P2BPT).

Reporter : Indri
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018