
Rahasian Durian Anti Hambar
TABLOIDSINARTANI.COM, Semarang --- Di tengah musim panen raya durian di Jawa Tengah, banyak pedagang dan petani mengeluhkan hasil panen yang tidak sebaik tahun sebelumnya. Beberapa menyalahkan curah hujan tinggi sebagai penyebab durian menjadi kurang manis atau bahkan hambar. Namun, benarkah demikian? Atau ada cara agar durian tetap memiliki rasa legit meski diterpa hujan deras?
Musim panen durian di Jawa Tengah sedang mencapai puncaknya. Sejak pertengahan Januari, berbagai daerah di provinsi ini dipenuhi lapak-lapak durian yang berjejer di pinggir jalan.
Panen raya ini biasanya berlangsung hingga Maret, sementara durian yang berbuah di luar periode ini disebut sebagai "off-season".
Buah tropis yang dijuluki sebagai Raja Buah ini memiliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Selain rasanya yang khas, durian juga kaya akan vitamin C dan serat yang baik bagi tubuh. Namun, musim panen tahun ini tampaknya sedikit berbeda dari biasanya.
Banyak pedagang durian musiman mengeluhkan bahwa curah hujan yang tinggi telah memengaruhi hasil panen tahun ini.
"Karena terlalu banyak hujan, panenan kali ini tidak sebagus tahun lalu. Rasa durian pun jadi kurang manis atau hambar." Ungkap seorang pedagang durian,
Namun, benarkah hujan membuat durian jadi kurang manis? Atau ini hanya strategi dagang agar harga naik? Seperti yang diketahui, jika pasokan berkurang sementara permintaan tetap tinggi, harga otomatis akan naik.
Menurut Juwanto, Ketua Kelompok Tani Durian "Ngesti Ajuning Tani" di Desa Brongkol, fenomena naik-turun produksi durian adalah hal wajar. "Setiap tahun panenan silih berganti. Jika tahun ini produksi jelek, tahun berikutnya akan bagus," jelasnya.
Data dari BPS Jawa Tengah juga menunjukkan pola fluktuatif dalam produksi durian di Kabupaten Semarang.
Pada tahun 2020 produksi mencapai 101.749 kuintal, tahun 2021 meningkat menjadi 213.700 kuintal, tahun 2022 turun menjadi 104.187 kuintal, dan tahun 2023 kembali meningkat hingga 257.151 kuintal.
Namun, klaim bahwa hujan menyebabkan durian menjadi hambar justru dibantah dpara ahli pertanian.
Menuirut pemilik kebun "Horti Mart" di Bawen, Budi Dharmawan, rasa durian lebih dipengaruhi oleh kandungan nutrisi tanah daripada faktor cuaca.
"Pemupukan yang tepat pada waktu yang tepat dapat menjaga kualitas rasa durian, meskipun musim hujan," jelasnya.
Senada dengan itu, pemilik "Widodo Farm" di Salatiga, Widodo Utomo, juga menekankan pentingnya pemupukan organik untuk menjaga rasa durian tetap lezat.
"Kami menggunakan pupuk organik yang sudah kami rancang sendiri, hasilnya tetap manis dan legit meskipun diguyur hujan," ungkapnya.
Juwanto bahkan berani menjamin bahwa durian hasil panennya pasti enak. "Kalau ada yang hambar, kami siap ganti! Durian yang dibawa pulang pun dijamin pasti manis. Kalau tidak, kulit kembali kami ganti dengan yang lebih enak," tegasnya.
Juwanto menerapkan Good Agricultural Practices (GAP), yaitu standar pertanian yang memastikan hasil panen berkualitas tinggi.
Beberapa teknik yang diterapkannya mencakup pemupukan bertahap dengan pupuk NPK, MKP, dan organik, serta pencegahan daun muda tumbuh di fase pembuahan agar rasa durian tetap kuat.
Ia juga menggunakan Paclobutrazol, hormon yang merangsang pertumbuhan buah dan bunga, serta melakukan pengendalian hama dengan insektisida dan fungisida.
Saat ini, durian lokal harus bersaing dengan varietas impor seperti Musang King dari Malaysia. Namun, menurut para petani, jika dirawat dengan baik, durian lokal pun tak kalah manis dan lezat.
Salah satu keunikan dalam panen durian di Desa Brongkol adalah teknik pengikatan buah. Petani mengikat durian ke batang pohon sejak ukurannya sebesar kepalan tangan untuk mencegah buah jatuh ke tanah.
Durian yang siap panen dibiarkan lepas sendiri dari batangnya agar kematangan maksimal tercapai.
Dengan perawatan intensif sesuai standar GAP, petani lokal membuktikan bahwa durian Indonesia tetap bisa bersaing dengan durian impor.
"Kami ingin membuktikan bahwa durian lokal punya rasa yang tidak kalah dengan Musang King," kata Juwanto.
Musim panen durian telah tiba, apakah Anda siap berburu durian berkualitas? Pastikan memilih durian yang sudah matang sempurna dan jangan ragu menanyakan garansi rasa kepada pedagang!