
Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif bersama Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda memimpin panen perdana semangka non biji di Desa Kalloba
TABLOIDSINARTANI.COM, Sinjai --- Desa Kalobba, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, mencatat sejarah baru dalam sektor pertanian. Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif bersama Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda memimpin panen perdana semangka non biji dari Program Ketahanan Pangan desa setempat.
Panen perdana ini turut dihadiri perwakilan Forkopimda, Asisten Daerah, Kepala Dinas PMD, pengurus BUMDes Sejahtera, kelompok tani Ompoe, serta pihak CV Ratu Buah yang menjadi mitra kerja sama.
Kepala Desa Kalobba, Taufiq, mengungkapkan alasan pemilihan komoditas semangka non biji. Selain memiliki permintaan pasar tinggi, tanaman ini juga punya masa tanam relatif singkat, hanya 65 hari, dan bisa dipanen berkali-kali.
Dengan lahan seluas 7 hektare yang ditanami 10 ribu pohon, panen kali ini diperkirakan menghasilkan nilai ekonomi sekitar Rp500 juta.
“BUMDes Sejahtera menjalankan program ini melalui kontrak kerja sama selama tiga tahun. Ini adalah langkah nyata kami membangun ketahanan pangan berbasis desa secara berkelanjutan,” ujar Taufiq.
Bupati Ratnawati Arif mengapresiasi capaian Desa Kalobba. Menurutnya, keberhasilan ini lahir dari kerja sama, ketekunan, dan keberanian mencoba inovasi.
“Semangka non biji adalah produk yang unik, sehat, dan bernilai tinggi. Kuncinya adalah menjaga kualitas agar mampu bersaing dan meraih harga terbaik di pasaran,” tegas Bupati.
Ia berharap, keberhasilan ini menjadi awal babak baru bagi pertanian Sinjai. Dengan lahan yang dikelola optimal, teknik budidaya yang tepat, dan pemasaran yang terarah, hasil pertanian lokal diyakini mampu memberi kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah.
“Panen hari ini bukan penutup, tapi langkah awal menuju Sinjai yang lebih mandiri pangan, lebih sejahtera, dan membanggakan,” pungkasnya.