
upati Sidrap panen raya semangka tanpa biji bersama Kelompok Tani Tunas Muda di Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu.
TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap --- Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam memperkuat ketahanan pangan daerah kembali membuahkan hasil. Hal itu terlihat pada panen raya semangka tanpa biji bersama Kelompok Tani Tunas Muda di Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu.
Panen raya tersebut dipimpin langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta peluang pasar yang luas.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat lingkup Pemkab Sidrap, di antaranya Kepala Dinas Perdagangan Muhammad Fajri Salman, perwakilan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan, pejabat bidang penyuluhan dan sumber daya air, Camat Watang Pulu, Lurah Uluale, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, hingga para petani setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa keberhasilan panen semangka tanpa biji ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara pemerintah dan petani.
“Pertanian tidak akan berkembang tanpa niat baik dan kerja bersama. Panen hari ini menjadi bukti bahwa ketika pemerintah dan petani berjalan seiring, manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Syaharuddin.

Ia mendorong para petani untuk terus mengembangkan pola tanam yang variatif dan produktif, khususnya pada komoditas hortikultura seperti semangka, tomat, cabai, dan berbagai jenis buah-buahan.
Menurutnya, komoditas tersebut memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal, termasuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidrap.
Syaharuddin juga memaparkan capaian sektor pertanian Sidrap yang terus menunjukkan tren positif. Produksi gabah, kata dia, meningkat signifikan dari sekitar 440 ribu ton pada 2024 menjadi kurang lebih 556 ribu ton sepanjang 2025.
“Ini adalah hasil kerja keras petani, penyuluh, BPP, serta dukungan banyak pihak, termasuk TNI dan kepolisian. Capaian ini patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.
Selain padi, peningkatan produksi juga terjadi pada komoditas jagung, telur, serta sektor perkebunan dan hortikultura yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Tunas Muda, Yusran, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan pemerintah daerah.
“Kami merasakan langsung manfaat dari penyuluhan dan dukungan pemerintah, termasuk motivasi yang diberikan langsung oleh Bupati. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan produksi,” tuturnya.