
HA IPB bersama Yayasan Durian Indonesia menggelar Kontes Durian Nusantara
TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Ada aroma durian yang khas tercium di area lapangan Telaga Inspirasi IPB University pada Minggu (21/12) pagi. Ternyata ada Kontes Durian Nusantara yang menjadi rangkaian Pesta Rakyat Alumni IPB Pulang Kampus 2025 (PRA IPK),
Himpunan Alumni IPB menggandeng komunitas dari Yayasan Durian Indonesia (YDI) menggelar kontes durian yang bertema “Durian Lokal Indonesia, Pantas Bersaing di Panggung Asia” .
Kegiatan tersebut berhasil menghadirkan 27 jenis durian unggul dari berbagai wilayah di Indonesia. Diantaranya, Bogor, Pandeglang, Batang, Bangka Belitung, Pulau Pundur, dan Sumatera Utara.
Kegiatan kontes durian ini diinisiasi Ivan Kuntara, Wakil Ketua Umum 2 DPP HA IPB yang juga seorang petani durian pemilik Khisba Durian Farm di Purwakarta. Menurutnya, Desember ini adalah waktu awal panen durian di berbagai wilayah di Indonesia. Umumnya kegiatan kontes durian dilakukan secara regional.
“Kegiatan PRA IPK 2025 ini menjadi momentum Himpunan Alumni IPB bersama IPB University untuk mengadakan kontes durian nusantara skala nasional yang sebelumnya telah vakum lebih dari 10 tahun,” katanya di sela-sela acara Kontes Durian Nusantara.
Ivan mengakui, Kontes Durian Nusantara ini memiliki berbagai tantangan. Diantaranya, daerah sentra produksi durian yang terkena bencana alam, tanaman durian sebagian besar sedang mengalami off season.
Tantangan lainnya adalah pengiriman jarak jauh dari berbagai daerah menuju Kampus IPB University, Bogor. “Melalui kerjasama yang baik, kegiatan Kontes Durian Nusantara ini berhasil dilaksanakan,” tambahnya.
Hafidz Ilman Albana, Alumni IPB Angkatan 47 pengurus DPC HA IPB Karawang yang juga ketua pelaksana Kontes Durian Nusantara menjelaskan, kegiatan ini memiliki dampak positif bagi petani durian Indonesia.
Pertama, untuk mempopulerkan jenis durian lokal unggul. Kedua, mengapresiasi para petani durian yang telah melestarikan durian lokal unggul. “Kami berharap dengan kegiatan kontes ini bisa meningkatkan nilai ekonomi dari para petani durian,” ujarnya.
Dalam kontes tersebut, durian dinilai langsung oleh juri dari Yayasan Durian Indonesia dan Durian Traveler. Adapun kategori penilaian meliputi warna, rasa, tekstur, ketebalan daging, aroma, dan bentuk buah.
Iwan Subakti, salah satu juri dari YDI mengatakan, durian lokal yang dihadikan di Kampus IPB ini adalah durian terbaik yang diikut sertakan petani durian. “Saya menilainya pun cukup sulit karena semua durian berkualitas sangat baik,” ujarnya.
Senada dengan Iwan Subakti, Alif, juri dari Durian Traveler membenarkan bahwa sebagai orang Indonesia harus bangga dengan kualitas durian lokal, sehingga pantas untuk bersaing dengan durian dari negara lain.
Juara 1 Kontes Durian Nusantara disabet Sukirman, petani durian dari Pulau Bangka dengan jenis Super. Juara 2: Khatib dari Bangka Belitung dengan jenis Putri Kuning. Kemudian, juara 3 dimenangkan Dodi dari Pulau Pundur dengan jenis DD Palkon.
“Besar harapan agar kegiatan Kontes Durian Nusantara ini dapat dilakukan setiap tahun di IPB University. Tentunya selain kegiatan kontes durian, kegiatan inovasi durian dari IPB University harus dimunculkan untuk dapat membantu petani durian Nusantara,” kata Ivan berharap.
Pemenang Kontes Kategori Durian Lokal
Juara 1

Super Tembaga
Peserta : PT BAL
Pemilik : Bapak Sukirman
Lokasi Pohon: Pulau Bangka
Juara 2

Putri Kuning
Peserta : Bapak Khatib
Petani : Bapak Khatib
Lokasi Pohon : Bangka Belitung
Juara 3

DD. Palkon
Peserta : Pak Dodi
Petani : Pak Dodi
Lokasi Pohon : Pulau Pundur
Juara Kontes Durian Kategori Introduksi
Juara 1

Musangking
peserta : Pak Dodi
Pemilik : Pak Dodi
Lokasi Pohon : Pulau Pundur
Juara 2

Black Thorn
Peserta : Bapak Washington
Pemilik : Bapak Yanoto
Lokasi Pohon : Sumatera Utara
Juara 3

Musangking
Peserta : Pak Washington
Pemilik : Pak Yanoto
lokasi pohon : Sumatera Utara