Senin, 15 Juli 2024


Mentan Amran Bakal Periksa Jajarannya Terkait Pungli RIPH Bawang Putih

18 Jan 2024, 06:59 WIBEditor : Gesha

Menteri Pertanian Amran Sulaiman | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengambil langkah tegas dengan memeriksa jajarannya terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) terkait RIPH Bawang Putih yang ditemukan Ombudsman.

"Kami berterima kasih atas semua informasi yang telah diberikan Ombudsman terkait dugaan-dugaan maladministrasi dan juga laporan mengenai indikasi pungli dalam penerbitan RIPH bawang putih,” kata Amran di hadapan wartawan, Rabu (17/01/2024).

Sejak dilantik sebagai Menteri Pertanian pada Oktober 2023, Amran menekankan komitmen untuk menciptakan tata kelola yang transparan dan bertanggung jawab. Dalam upaya perbaikan, ia akan melakukan penyelidikan internal terkait dugaan pelanggaran aturan di lingkungan kementeriannya.

“Jika ada oknum yang berani-berani melakukan penyimpangan, akan kami tindak tegas,” ucapnya.

Amran menegaskan keterbukaan Kementan terhadap penegakan hukum, menyatakan kesiapan untuk menghadapi dugaan korupsi. Kementan aktif memanfaatkan layanan LAPOR, SIGAP, dan Kaldu Emas sebagai upaya maksimal dalam menangani aspirasi, pengaduan, dan gratifikasi secara elektronik dari masyarakat.

Amran menegaskan keterbukaan Kementan terhadap penegakan hukum, menyatakan kesiapan untuk menghadapi dugaan korupsi. Kementan aktif memanfaatkan layanan LAPOR, SIGAP, dan Kaldu Emas sebagai upaya maksimal dalam menangani aspirasi, pengaduan, dan gratifikasi secara elektronik dari masyarakat.

Seperti diceritakan sebelumnya, Ombudsman mendeteksi dugaan pungutan liar dalam penerbitan RIPH bawang putih, dengan nominal yang bervariasi sesuai dengan nilai RIPH.

Adapun laporan yang diterima mengindikasikan bahwa pelaku usaha mungkin terkena pungutan ilegal sekitar Rp 200-250 per kilogram.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018