Thursday, 12 March 2026


Wamentan Sudaryono Wisuda Hari Ini, Resmi Jadi Doktor Ilmu Ekonomi

11 Feb 2026, 13:43 WIBEditor : Gesha

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono resmi meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Institut Pertanian Bogor (IPB University)

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta ----    Wamentan Sudaryono resmi diwisuda hari ini di IPB University, meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dengan IPK sempurna 4,0, fokus disertasi optimisasi kinerja BUMN pasca holdingisasi.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono resmi meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Institut Pertanian Bogor (IPB University) hari ini, Rabu (11/2/2025).

Gelar doktor ini diperoleh setelah Sudaryono lulus sidang promosi pada 15 Desember 2025 dengan predikat cum laude dan IPK sempurna 4,0.

Wisuda ini dipimpin oleh Dr. Alim Setiawan sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Rektor IPB University periode 2026–2028.

Disertasi Sudaryono berjudul “Evaluasi dan Strategi Optimisasi Kinerja BUMN Pasca Kebijakan Holdingisasi di Indonesia”. Penelitian ini menyoroti efektivitas kebijakan holdingisasi BUMN yang diterapkan pemerintah pada awal 2025.

Hasil risetnya menunjukkan bahwa penguatan manajerial, penyelarasan internal antar-perseroan, dan optimalisasi tata kelola BUMN menjadi kunci utama agar holding BUMN berjalan efektif dan mampu meningkatkan kinerja ekonomi nasional.

Dalam sidang promosi doktor, Sudaryono menekankan pentingnya pendekatan non-promosional dalam menyelamatkan dan memperkuat BUMN pasca-holdingisasi.

Ia menyoroti aspek Key Strategic Performance Objective (KSPO), pengelolaan utang, sumber daya manusia, teknologi informasi, hingga sistem pelaporan sebagai faktor krusial agar setiap anak perusahaan dapat berkontribusi optimal.

“Penguatan organisasi dan sistem pengawasan kerja menjadi krusial setelah terjadi restrukturisasi. Tanpa penyelarasan internal, tujuan holdingisasi sulit tercapai,” ujarnya.

Sidang promosi Sudaryono dimotori oleh Prof. Dedi Budiman Hakim, Prof. Adler Haymans Manurung, dan Dr. Zaenal Asikin. Tim penguji terdiri atas Menteri Pertanian Dr. Andi Amran Sulaiman, Prof. Rachmat Pambudy, Prof. Noer Azam Achsani, serta Dr. Linda Karlina Sari. Sidang ini berjalan lancar, menegaskan penguasaan Sudaryono terhadap teori ekonomi, manajemen BUMN, dan strategi tata kelola perusahaan negara.

Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, lahir di Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985. Anak tunggal dari pasangan Yahyo dan Suwarni ini tumbuh dalam lingkungan petani Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Grobogan.

Meski berasal dari keluarga sederhana, Sudaryono dibesarkan dengan kedisiplinan dan nilai kerja keras yang tinggi. Ia mengenyam pendidikan SMA di SMA Taruna Nusantara, Magelang, dan lulus sebagai salah satu siswa terbaik pada 2003.

Setelah SMA, Sudaryono melanjutkan pendidikan S1 di National Defense Academy of Japan dengan fokus teknik mesin. Ilmu ini menjadi fondasi kuat bagi pemahaman teknologi dan manajemen industri.

Setelah lulus pada 2009, Sudaryono sempat berkarier di dunia bisnis dan politik sebelum melanjutkan pendidikan S2 di Swiss German University, Tangerang. Gelar Master of Business Administration (MBA) diraihnya pada 2018.

Pendidikan S3 di bidang ilmu ekonomi dimulai pada 2020 di IPB University. Selama studi doktoral, Sudaryono meneliti strategi holdingisasi BUMN dan pengaruhnya terhadap kinerja ekonomi nasional.

Fokus disertasinya pada penguatan manajerial, pengelolaan risiko, dan optimalisasi organisasi. Penelitian ini menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam menilai kebijakan super holding BUMN.

Sebelum diangkat menjadi Wamentan pada 2024, Sudaryono telah menekuni berbagai posisi di lingkup bisnis dan politik, pengalaman yang membekalinya dalam menangani sektor pertanian dan pangan nasional.

Kini, dengan gelar doktor resmi disandang, kredibilitasnya sebagai pejabat publik dan ahli ekonomi semakin kuat, terutama dalam konteks penguatan BUMN dan pengelolaan sektor pangan di Indonesia.

Gelar Dr. Ilmu Ekonomi yang diperoleh hari ini sekaligus menegaskan kiprah Sudaryono sebagai sosok yang menggabungkan keilmuan, pengalaman praktis, dan dedikasi terhadap pembangunan ekonomi nasional.

Wisuda ini tidak hanya menjadi momen prestisius bagi Sudaryono, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang ekonomi, manajemen, dan birokrasi publik.

Reporter : NATTASYA
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018