Monday, 06 December 2021


MENCARI UNTUNG JANGAN UNTUNG-UNTUNGAN

19 Nov 2021, 15:01 WIBEditor : Gesha

Asuransi Pertanian | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Peserta Talkshow tentang Asuransi Pertanian yang diselenggarakan oleh Tabloid Sinar Tani, full house. Tidak disangka, minat untuk mengetahui lebih jauh tentang program Asuransi Usahatani Padi (AUTP) sangat tinggi dan ini tentu saja menggembirakan. Asuransi ini sangat bermanfaat mengingat berbagai kejadian yang menyebabkan kerugian bagi petani sering terjadi dan berdampak besar pada kehidupan petani. 

Di negara yang mempunyai tradisi upacara kematian sangat istimewa dan memerlukan biaya tinggi untuk pesta, pemakaman, penggunaan mobil jenazah mewah, masyarakatnya terbiasa membeli polis asuransi kematian. Sehingga asuransi itu dianggap dalam istilah joke Merelakan Diri Hidup Sederhana agar Mati dalam Keadaan Mewah.

Tapi AUTP berbeda. Asuransi ini untuk kehidupan. Preminya sangat rendah, hanya Rp 36 ribu per hektare untuk tanggungan sebesar Rp 6 juta. Sisanya sebesar Rp 144 ribu ditanggung pemerintah. Ini satu upaya nyata untuk memberdayakan usaha pertanian dan meningkatkan kesejahteraannya.

Asuransi semakin penting dan berperan dalam berbagai jenis bisnis. Kerjasama untuk menanggulangi ketidakpastian semakin penting apalagi di tengah kondisi yang semakin penuh ketidakpastian.

Dunia bisnis semakin menjauh dari kompetisi untuk menang sendiri dan membunuh yang lain, tetapi mendekat ke kerjasama, sharing, berbagi dan win-win solution. Dimana sekarang Mencari Untung, jangan Untung-Untungan tapi penuh dengan perhitungan, apalagi menghadapi bencana yang kini kerap terjadi di bidang pertanian.

Jadi AUTP adalah solusi, dan seharusnya ditangkap dengan cepat oleh petani. Kerugian usahatani padi terkait dengan bencana alam, el nino, la nina, climate change maupun serangan hama penyakit frekuensinya meningkat, sehingga program semacam AUTP akan sangat bermanfaat. Bahwa AUTP belum berfungsi maksimal dan belum meluas, itu adalah proses. Penyebabnya harus ditemukan.

Masalah sosialisasi, penyediaan sarana dan input yang sesuai dengan antisipasi bencana, penyempurnaan model AUTP, meningkatkan kemudahan operasionalisasi, pasti adalah bagian dari upaya penyempurnaan. Pihak terlibat harus bekerjasama.

Dalam hal ini Tabloid Sinar Tani mencoba menempatkan dirinya sebagai penyampai informasi, sosialisasi dan penghubung antar pihak yang terkait. Tabloid yang tembus ke seluruh pelosok Nusantara ini sudah berperan sejak tahun 1970 sebagai media pembawa informasi teknologi dan bisnis pertanian secara konsisten.

Upaya pemberdayaan petani dan pembangunan pertanian tidak pernah berhenti. Semua pintu untuk mendorong sektor tertua di dunia ini telah dilakukan. Subsidi input, subsidi kredit, bantuan gratis benih, bantuan alsintan, asuransi, penyuluhan, dukungan teknologi dan pembangunan infrastruktur terus dilakukan.

Petani juga adalah kelas manusia petarung yang tidak mudah menyerah, tekun, pekerja keras dan tidak banyak menuntut. Mengurus usaha kecil dan kelompok masyarakat ekonomi lemah memang sulit, bukan karena mereka sukar diatur tetapi karena kondisi mereka yang tidak berdaya, secara ekonomi, pollitik dan sosial.

Semoga upaya-upaya pemberdayaan ini bisa mewujudkan petani yang mandiri dan sejahtera. Aamiin.

 

 

Reporter : Memed Gunawan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018