Monday, 19 October 2026


Peluncuran B50, Mentan: Momentum Penting Hilirisasi Sawit

10 Jul 2026, 10:45 WIBEditor : Yulianto

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman

TABLOIDSINARTANI.COM, Karawang ---Implementasi B50 menjadi momentum strategis untuk memperkuat hilirisasi industri sawit nasional. Meningkatnya pemanfaatan minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel akan memperluas pasar domestik, meningkatkan nilai tambah komoditas, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

Demikian diungkapkan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meluncurkan B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).

Saat ini kinerja industri sawit nasional pun menunjukkan tren yang positif. Produksi crude palm oil (CPO) sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton, meningkat dari 48,16 juta ton pada 2024 atau tumbuh 7,3 persen. Di saat yang sama, ekspor meningkat dari 29,53 juta ton menjadi 32,34 juta ton, seiring semakin besarnya pemanfaatan sawit sebagai bahan baku biodiesel.

“Program B50 akan semakin memperkuat hilirisasi sawit nasional. Produksi sawit kita terus meningkat, ekspor juga tumbuh, sementara pemanfaatan di dalam negeri melalui biodiesel semakin besar. Artinya, nilai tambah komoditas sawit semakin tinggi dan manfaat ekonominya semakin dirasakan oleh petani,” kata Amran.

Menurut Amran, implementasi B50 akan memperluas pasar domestik minyak sawit, meningkatkan permintaan tandan buah segar (TBS), memperkuat harga di tingkat petani, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di sentra-sentra perkebunan.

Kementerian Pertanian akan terus meningkatkan produktivitas sawit melalui perbaikan budidaya, penggunaan benih unggul, peremajaan sawit rakyat, serta penguatan hilirisasi agar Indonesia tidak hanya menjadi produsen terbesar dunia. Namun juga mampu menghadirkan nilai tambah yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan petani dan perekonomian nasional.

Kementerian Pertanian menilai peluncuran B50 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara swasembada pangan dan swasembada energi. Dengan dukungan sektor pertanian yang semakin kuat, Indonesia tidak hanya mampu menjaga ketahanan pangan nasional, tetapi juga mempercepat terwujudnya kemandirian energi yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan kemakmuran rakyat.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018