Thursday, 22 October 2026


Eston BB Nitbani, THL-TBPP Teladan 2015: Kawal Gapoktan dengan Pendekatan Kekeluargaan

28 Dec 2015, 11:31 WIBEditor : Kontributor

Eston Bernad Benyamin Nitbani atau sering disapa Eston lahir di Ekateta, Kabupaten Timor Tengah Selatan tanggal 6 Juni 1973. Dibesarkan di lingkungan keluarga petani, selepas menggali ilmu pertanian dari SPMA, Eston mulai merintis kegiatan usaha tani jagung, cabai, aneka sayuran serta  beternak sapi.

Untuk membiayai perkuliahannya,  Eston menghadapi tantangan  yang sangat berat, namun hal ini menjadi pembelajaran baginya untuk tetap tegar dalam menjalani kehidupan. Adanya tantangan itu mendorong Eston memilih kuliah di Fakultas Pertanian, jurusan agronomi Universitas PGRI, Kupang.

Saat semester akhir perkuliahan, Tuhan mengabulkan doa Eston untuk  mengurangi beban hidup  yaitu dengan diterima bekerja sebagai THL-TBPP tahun 2008. Eston ditempatkan pada WKKP Desa Oemofa, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT sampai saat ini.

Penempatan di desa dan suasana kehidupan desa bukan merupakan hal  baru buat Eston yang anak petani. Pertama bekerja sebagai THL-TBPP, yang dilakukannya adalah mengenal wilayah kerja Desa Oemofa baik potensi maupun permasalahannya.

Pendidikan masyarakat setempat  tergolong rendah yakni rata-rata SD. Hampir 90% penduduk Desa Oemofa bermata pencaharian di bidang pertanian dan peternakan. Usaha tani yang dilaksanakan  petani meliputi tanaman jagung 150 ha, bawang merah 2 ha, padi sawah 50 ha, cabai 10 ha, tanaman kacang-kacangan serta peternakan sapi dan babi. Dari segi sosial budaya, petani masih menerapkan budaya tebas bakar atau ladang berpindah sehingga pengelolaan usaha tani tidak menetap yang berpengaruh dalam proses adopsi teknologi.

Ikut Pelatihan

Untuk meningkatkan kemampuannya dalam mendampingi petani, ayah dua anak ini  terus mengikuti pelatihan-pelatihan antara lain pelatihan pelestarian pemurnian SDG Lokal dan Teknologi Pengolahan Jagung untuk beras tepung, Sekolah Lapang Iklim (Climate Field School) II, Diklat Metodologi Penyuluhan Pertanian bagi THL- TBPP, Diklat Perawatan Induk dan Pedet bagi penyuluh serta Diklat manajemen hijauan pakan ternak bagi penyuluh .  

Dalam penumbuhan kelompok tani di desanya,  Eston melakukan pendekatan kekeluargaan sehingga pada tahun 2009 telah tumbuh  delapan kelompoktani (Poktan) yaitu Poktan Batu Karang, Besa Toko, Usaha Bersama, Mamuit, Tloim Het Fen, Bina Usaha, Puan dan Poktan Pemuda Mandiri.

Pada tahun 2010, Poktan-poktan ini berkembang dan sepakat membentuk gabungan kelompoktani (Gapoktan) di Desa Oemofa dengan nama Gapoktan Santian Oemofa. Eston terus mendampingi Poktan dan Gapoktan mengelola organisasi Poktan/Gapoktan antara lain menyusun rencana kerja, rencana usaha, mengambil keputusan dan lain-lain.

Yang menggembirakan,  pada tahun 2011 Gapoktan Santian Desa Oemofa dinilai telah layak untuk mendapat bantuan dana PUAP sebesar Rp 100 juta untuk modal pengembangan usaha. Hasilnya, sampai saat ini perkembangan dana mencapai Rp 189 juta.

Hal inilah yang membuat Gapoktan Santian dinilai sangat baik dalam mengelola dana PUAP. Bahkan saat ini, Gapoktan telah memiliki kendaraan roda empat  untuk penumpang dan pengangkutan hasil pertanian ke kota/pasar.

Eston telah mampu mengantarkan Poktan dan Gapoktan binaannya mendapat penghargaan dari Bupati Kupang pada tahun 2014. Poktan Bina Usaha mendapat juara I dalam bidang hortikultura (cabai, bawang merah dan pepaya) dan Poktan Usaha Bersama juga mendapat juara I dalam bidang peternakan babi. Sedangkan Gapoktan Santian, Oemofa mendapat juara I cerdas cermat Klompencapir tingkat Kabupaten Kupang tahun 2014. Profil THLTBPP Teladan 2015/Ira

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018